SPBU dan BBM di Kalteng Terkini

Antrean BBM Mulai Lengang, Petugas SPBU 24 Jam Sebut Masih Mampu

Tak ada lagi ratusan kendaraan yang mengantre hingga ratusan meter seperti beberapa hari sebelumnya, pada Minggu (10/5/2026).

Tayang:
Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi
LENGANG - Antrean BBM hingga ratusan meter di SPBU Jalan Aeth Adji Palangka Raya kini lebih lengang, Minggu (10/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. PT Pertamina Patra Niaga Kalteng sudah mengadakan pertemuan dengan Pemko Palangka Raya dan Pemprov Kalteng, guna mencari solusi antrean BBM.
  2. Stok BBM jenis Pertamax di Palangka Raya yang sempat berkurang jadi 150 Kilo Liter (KL) per hari sejak Mei 2026, ditambah menjadi 205 KL per hari.
  3. Berdasarkan Undang-Undang Migas, Pertamina tidak memiliki kewenangan untuk menambah, mengurangi, maupun memindahkan kuota BBM dari satu wilayah ke wilayah lain.

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah Palangka Raya yang terjadi beberapa , kini terlihat mulai lengang.

Berdasarkan pantauan TribunKalteng.com pada Minggu (10/5/2026) sekira pukul 09.00-11.00 WIB, tak ada lagi ratusan kendaraan yang mengantre hingga ratusan meter seperti beberapa hari sebelumnya.

Rio (18), satu di antara warga Palangka Raya, mengaku bersyukur tak harus antre selama berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Baca juga: Ojol Kehilangan Penghasilan, Sebut Antrean Panjang BBM di Kota Palangka Raya Kalteng Terparah

Baca juga: Bek AC Milan Jadi Rebutan 2 Tim Inggris, Man United dan Palace Inginkan Pavlovic

Baca juga: Juventus Bersaing Rekrut Bernardo Silva, Bianconeri Siap Sambut Kiiper Baru

"Bersyukur antreanya tidak semeringkan kemarin," kata Rio saat ditemui di SPBU Jalan Seth Adji, Minggu (10/5/2026).

Rio mengatakan, meski baru datang, dirinya sudah bisa langsung masuk ke area SPBU.

Hal itu tak bisa terjadi saat antrean panjang hingga ratusan meter.

Antrean yang lebih lengang itu juga terlihat di sejumlah SPBU lainnya, seperti di Jalan RTA Milono dan Jalan Imam Bonjol.

Diketahui sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Kalteng sudah mengadakan pertemuan dengan Pemko Palangka Raya dan Pemprov Kalteng, guna mencari solusi antrean BBM.

Hasilnya, stok BBM jenis Pertamax di Palangka Raya yang sempat berkurang jadi 150 Kilo Liter (KL) per hari sejak Mei 2026, ditambah menjadi 205 KL per hari.

Selain itu, Pertamina juga menyiagakan 7 SPBU yang beroperasi 24 jam, yakni SPBU di Jalan Seth Adji, Jalan Kapten Piere Tendean Km 2,7, Jalan G Obos, Jalan S Parman, Jalan Tjilik Riwut Km 12, Jalan Tjilik Riwut Km 2, dan Jalan Rajawali Km 1.

Menanggapi jam operasional 24 jam itu, Ansari, satu di antara petugas SPBU Jalan Seth Adji mengatakan, hal itu tak memberarkan karyawan karena ada pembagian shift kerja.

"Kami ada pembagian shift. Jadi dari situ ada keringanannya," kata Ansari.

Menurutnya, karena pembagian shift tersebut, operasional SPBU selama 24 jam masih bisa ditangani.

Ansari juga menyebut, jadwal shift juga bakal diubah seminggu sekali. Sehingga, tak ada karyawan yang selalu kebagian shift malam.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved