Berita Kotim Kalteng

Program MBG di Kotawaringin Timur Layani Lebih 11 Ribu Penerima Manfaat, 4 SPPG Sudah Beroperasi

Program MBG di Kotim sudah beroperasi dan melayani lebih dari 11 ribu penerima manfaat dengan 4 SPPG melayani sekolah, santri hingga kategori B3

Tayang:
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
PROGRAM MBG - Beberapa siswa yang sedang menyantap MBG beberapa waktu yang lalu di satu diantara sekolah yang ada di Kotim. 

Ringkasan Berita:
  • Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng terus menunjukkan perkembangan signifikan. 
  • Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dan melayani lebih dari 11 ribu penerima manfaat.
  • Program ini menyasar siswa sekolah, santri pondok pesantren, tenaga pendidik dan non kependidikan, serta kelompok rentan yang masuk kategori 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus menunjukkan perkembangan signifikan. 

Hingga 24 Februari 2026, sedikitnya empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dan melayani lebih dari 11 ribu penerima manfaat.

Program ini menyasar siswa sekolah, santri pondok pesantren, tenaga pendidik dan non kependidikan, serta kelompok rentan yang masuk kategori 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Plt Sekda Kotim, Umar Kaderi, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

“Program MBG bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah dan kelompok rentan guna mendukung kualitas kesehatan, pertumbuhan serta konsentrasi belajar,” ujarnya, Jumat (6/3/2026). 

Ia menjelaskan, saat ini empat SPPG telah beroperasi di beberapa kecamatan di Kotim. 

Lokasinya berada di SPPG Kotim Mentawa Baru Ketapang Mentawa Baru Hilir, SPPG Kotim Mentawa Baru Ketapang Mentawa Baru Hulu, SPPG Kotim Baamang Baamang Tengah, serta SPPG Kotim Parenggean Parenggean.

Sementara itu, dua SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan operasional, yakni SPPG Kotim Baamang Baamang Barat dan SPPG Kotim Cempaga Hulu di Desa Pelantaran yang termasuk dalam program SPPG Polri.

Tidak hanya di wilayah perkotaan, penyebaran program MBG juga menjangkau daerah terpencil. Kotim memiliki sebaran SPPG kategori 3T di Kecamatan Antang Kalang dan Telaga Antang.

Bahkan saat ini juga sedang dalam proses pembangunan satu SPPG 3T di Kecamatan Antang Kalang, tepatnya di Desa Tumbang Ramei.

“Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelibatan supplier dan UMKM setempat,” jelas Umar.

Dari sisi penerima manfaat, jumlah yang dilayani oleh empat SPPG tersebut mencapai lebih dari 11.000 orang.

Rinciannya, SPPG Mentawa Baru Hilir melayani 3.430 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, tenaga pendidik, non tenaga kependidikan, santri pondok pesantren serta kelompok 3B.

Kemudian SPPG Mentawa Baru Hulu melayani 2.866 penerima manfaat. Selanjutnya SPPG Baamang Tengah melayani 2.498 orang, dan SPPG Parenggean melayani 2.561 penerima manfaat dari berbagai kategori yang sama.

Pelaksanaan program ini juga melibatkan sebanyak 177 relawan yang berasal dari masyarakat lokal di masing-masing wilayah SPPG.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved