Anak di Kotim Terpapar Radikalisme

2 Anak di Kotim Diduga Terpapar Radikalisme, DPRD Ingatkan Bahaya Ruang Digital Tanpa Pengawasan

Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto menilai, pencegahan dampak negatif digitalisasi bagi anak-anak dan perlu pengawasan berbagai pihak

Tayang:
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
PERNYATAAN - Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, menilai pencegahan dampak negatif digitalisasi tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melibatkan berbagai unsur secara terpadu, Kamis (8/1/2026). 

“Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan. Maka pengaturannya harus bijak, mencegah dampak buruk tanpa menutup akses belajar,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Dadang, DPRD masih menunggu konsep regulasi yang matang dari pihak eksekutif. Menurutnya, setiap aturan harus memiliki dasar yang jelas dan tujuan yang terukur.

Baca juga: Kasus Dua Anak Kotim Kalteng Diduga Terpapar Paham Ekstremisme, Polres Tekankan Peran Orangtua

Baca juga: Polda Kalteng Lakukan Pembinaan Personel, Cegah Terpapar Paham Radikalisme dan Intoleransi

“Harus jelas urgensinya dan bagaimana penerapannya. Jangan sampai kebijakan dibuat tanpa arah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Komisi III DPRD Kotim siap memberikan dukungan sepanjang regulasi yang disusun berorientasi pada pencegahan dan tidak bersifat menyamaratakan.

“Fokus utama tetap pada penguatan peran orang tua dan sekolah, peningkatan literasi digital, serta pengawasan terhadap aktivitas dan konten digital anak,” pungkasnya. 

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved