Anak di Kotim Terpapar Radikalisme
2 Anak di Kotim Diduga Terpapar Radikalisme, DPRD Ingatkan Bahaya Ruang Digital Tanpa Pengawasan
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto menilai, pencegahan dampak negatif digitalisasi bagi anak-anak dan perlu pengawasan berbagai pihak
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
“Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan. Maka pengaturannya harus bijak, mencegah dampak buruk tanpa menutup akses belajar,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Dadang, DPRD masih menunggu konsep regulasi yang matang dari pihak eksekutif. Menurutnya, setiap aturan harus memiliki dasar yang jelas dan tujuan yang terukur.
Baca juga: Kasus Dua Anak Kotim Kalteng Diduga Terpapar Paham Ekstremisme, Polres Tekankan Peran Orangtua
Baca juga: Polda Kalteng Lakukan Pembinaan Personel, Cegah Terpapar Paham Radikalisme dan Intoleransi
“Harus jelas urgensinya dan bagaimana penerapannya. Jangan sampai kebijakan dibuat tanpa arah,” ujarnya.
Ia menegaskan, Komisi III DPRD Kotim siap memberikan dukungan sepanjang regulasi yang disusun berorientasi pada pencegahan dan tidak bersifat menyamaratakan.
“Fokus utama tetap pada penguatan peran orang tua dan sekolah, peningkatan literasi digital, serta pengawasan terhadap aktivitas dan konten digital anak,” pungkasnya.
paham radikalisme
Kotawaringin Timur
DPRD Kotim
Anak di Kotim Terpapar Radikalisme
paham kekerasan
Multiangle
Meaningful
| Cegah Paham Kekerasan, Orang Tua Diminta Awasi Anak Main Gawai, Pahami Dampak Negatif |
|
|---|
| Jejak Jaringan Bom SMAN 72 Jakarta Menyasar Anak di Kotim, Intens Komunikasi di Grup Obrolan |
|
|---|
| Katim Pencegahan Densus 88: Anak-anak Rentan Terpapar Konten Kekerasan Lewat Ruang Digital |
|
|---|
| Respon Kesbangpol Kalteng Soal 2 Anak di Kotim Terindikasi Mengarah Paham Kekerasan |
|
|---|
| Ini Penjelasan Kapolres Kotim Soal 2 Anak Diduga Terindikasi Paham Radikalisme Lewat Game Roblox |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Kotim-8-Jan-2026-okkk.jpg)