Berita Kotim Kalteng

AKBP Resky Maulana Zulkarnain Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Polres Kotim

Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Resky Maulana Zulkarnain pimpin perletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
PELETAKKAN BATU PERTAMA - Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Resky Maulana Zulkarnain didampingi Wakil Bupati Kotim dan kepala UPD setempat meletakkan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Senin (7/7/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Resky Maulana Zulkarnain, didampingi Wakil Bupati Kotim dan kepala UPD setempat, meletakkan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Senin (7/7/2025). 

SPPG yang berada di Jalan Wengga Metropolitan Kota Sampit, akan digunakan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya siswa sekolah dan kelompok rentan di wilayah sekitar.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang dipimpin Kapolri.

Dirnya juga menyampaikan, pembangunan ini ditargetkan selesai dalam tiga bulan ke depan. 

Nantinya, SPPG akan dimanfaatkan untuk menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga pendistribusian makanan bergizi.

"Hal ini kita akan laksanakan secara berkesinambungan nanti di tanggal target kita di tiga bulan ke depan, Insya Allah bisa langsung melaksanakan kegiatan sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah disampaikan," kata Resky.

Keberadaan SPPG juga mendukung program pemerintah daerah, karena letaknya berdekatan dengan sekolah rakyat yang jaraknya tidak lebih dari 500 meter.

"Ini akan mensupport di daerah Kelurahan Baamang Barat dan hal ini juga seirama dengan pemerintah daerah, yang mana lokasi pembangunan sekolah rakyat juga berada tidak jauh dari 500 meter dari pembangunan SPPG ini," ujarnya.

SPPG Polres Kotim ini nantinya diproyeksikan melayani sekitar puluhan sekolah dengan jumlah siswa lebih dari dia ribu orang. 

SPPG itu dapat menjangkau wilayah yang jarak tempuhnya selama 30 menit.

"Ini Insya Allah akan mencakup 22 sekolah dengan jumlah siswa sekitar kurang lebih 2.700 siswa yang ter-cover dengan jarak tidak lebih dari 30 menit dari SPPG," tambahnya.

Selain menyasar siswa, fasilitas ini juga akan mendukung pemenuhan gizi bagi lansia dan ibu hamil. 

Polres akan terus memperbarui data penerima manfaat sesuai perkembangan jumlah siswa dan penduduk.

"Ke depannya akan kita koordinasikan, melihat dari jumlah siswa karena tahun ajaran baru kita update jumlah siswa, kemudian jumlah sekolah, dan juga lansia serta ibu hamil yang bisa menerima manfaat dari SPPG ini nantinya," jelasnya.

Dalam pengelolaannya, SPPG akan melibatkan Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai pengawas dan pengampu kegiatan. 

Baca juga: Polri Bakal Resmikan 4 Tambahan SPPG di Kalteng untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Wilayahnya

Baca juga: Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar, Dandim 1016/Plk Tinjau ke Lokasi SPPG di Palangkaraya

Kegiatan mulai dari administrasi hingga pelaksanaan akan dikelola dengan pendampingan penuh Bhayangkari.

"Kita menggunakan Yayasan Kemala Bhayangkari untuk melakukan kegiatan, baik itu nanti dari pemenuhan administrasi sampai dengan kegiatan pelaksanaan di SPPG-nya, mulai Bhayangkari sebagai pengawas dan pengampu kegiatan,"tutupnya

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved