Edukasi UMKM di Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Edukasi Keuangan Bareng LPS II Surabaya

Ratusan pelaku UMKM berbagai kalangan memadati Aula Utama Asrama Haji Palangka Raya, sosialisasi dan edukasi literasi keuangan oleh LPS Surabaya

Penulis: Arai Nisari | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Arai Nisari
SOSIALISASI - Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya Samsul Rizal (batik), perwakilan LPS Kantor Perwakilan II Surabaya, dan pihak Bank Mandiri berfoto bersama ratusan pelaku UMKM dalam kegiatan edukasi keuangan di Aula Utama Asrama Haji Palangka Raya, Kamis (3/7/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dari berbagai kalangan memadati Aula Utama Asrama Haji Palangka Raya sejak Kamis (3/7/2025) pagi. 

Mereka antusias mengikuti kegiatan sosialisasi dan edukasi literasi keuangan bertema “Cerdas Kelola Keuangan, UMKM Naik Kelas”, digelar oleh Kantor Perwakilan LPS II Surabaya.

Kegiatan ini menjadi wadah edukasi penting bagi pelaku usaha, untuk memahami pengelolaan keuangan secara cerdas, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan zaman. 

Selain itu, acara ini juga mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas jejaring usaha.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal.

Dia menekankan, pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan usaha.

"Kami ingin usaha bapak-ibu sekalian tidak hanya berkembang, tetapi juga memiliki sistem keuangan yang sehat. Sayang kalau usahanya sudah bagus, tapi pengelolaan keuangannya tidak tertata, modal terpakai, dan akhirnya bangkrut. Ini yang perlu dicegah," ujar Samsul.

Baca juga: LPS II Surabaya Gelar Edukasi UMKM Palangka Raya, Kamis 3 Juli 2025 di Asrama Haji Kalteng

Baca juga: Pemko Palangka Raya Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas

Ia juga mengingatkan, peserta untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial, terutama di tengah maraknya tawaran pinjaman online dan kredit konsumtif.

"Sekarang banyak tawaran pinjaman instan. Ibu-ibu beli ini, beli itu, akhirnya modal usaha habis dan usahanya tidak jalan. Karena itu, edukasi keuangan seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan," tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam mendorong literasi keuangan yang inklusif di daerah.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved