Napi Kabur dari Lapas Palangka Raya

Petugas Jaga Diperiksa Buntut Napi Kekerasan Seksual Kabur dari Lapas Palangka Raya

Napi bernama Hendrikus Yoseph Seran merupakan seorang terpidana kasus kekerasan seksual.

KANWIL DITJENPAS KALTENG UNTUK TRIBUN KALTENG
PENCARIAN NAPI KABUR - Sejumlah petugas mencari tahanan yang kabur dari Lapas Kelas II A Palangka Raya, Minggu (29/6/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Seorang narapidana atau napi kabur dari Lapas Kelas II A Palangka Raya pada saat kerja bakti, Sabtu (28/6/2025).

Diketahui, napi itu bernama Hendrikus Yoseph Seran.

Ia merupakan seorang terpidana kasus kekerasan seksual.

Kejadian ini membuat petugas Lapas yang menjaganya saat itu diperiksa.

Baca juga: Napi Kekerasan Seksual Divonis 8 Tahun Penjara Kabur dari Lapas Palangka Raya

Baca juga: Seorang Napi Lapas Palangka Kabur, Ditjenpas Kalteng Bentuk Timsus Lakukan Pencarian

Informasi itu dibenarkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan atau Kakanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana.

Tim pemeriksa, kata Murdiana, juga sudah diturunkan untuk mengumpulkan informasi.

"Kami sudah turunkan tim pemeriksa untuk mengumpulkan data dan informasi terkait kejadian pelarian," ujar Murdiana saat dihubungi Tribunkalteng.com, Minggu (29/6/2025).

Untuk diketahui, Hendrikus kabur dari Lapas pada Sabtu, (28/6/2025) sekira pukul 12.57 WIB.

Kejadian tersebut terjadi saat kegiatan kerja bakti kebersihan berlangsung di dalam area Lapas dan di luar tembok pengamanan.

Berdasarkan laporan Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, kegiatan dimulai sejak pukul 09.15 WIB, saat itu 12 warga binaan dilibatkan dalam kegiatan kurve kebersihan dalam lapas dengan pengawalan petugas dan kegiatan berlangsung aman.

Kemudian empat di antara mereka, termasuk narapidana yang melarikan diri, diminta untuk membuang sampah di area luar yang berada di samping kanan lapas.

Setelah pembuangan sampah selesai, keempat warga binaan diarahkan masuk kembali ke dalam Lapas.

Namun, Henderikus Yoseph Seran meminta izin untuk buang air kecil dan tidak kunjung kembali.

Menyadari hal tersebut, petugas langsung memasukkan tiga warga binaan lainnya ke blok hunian.

Sementara itu, petugas pengawalan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pejabat berwenang di Lapas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved