Berita Kotim Kalteng
Warga Kotim Kalteng Mengikuti Pelatih Juru Sembelih Halal Jelang Idul Adha 2025
DPD Juru Sembelih Halal Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pelatihan juru sembelih halal dan manajemen kurban.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pelatihan juru sembelih halal dan manajemen kurban.
Kegiatan yang diikuti sebanyak puluhan peserta tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kotim, Senin (2/6/2025) kemarin.
Assisten 3 Setda Kotim, Muhammad Saleh mengatakan, ada sejumlah materi yang diberikan selama pelatihan.
Baca juga: DPKP Kotim Awasi Kesehatan Hewan Kurban dari LSD dan PMK Jelang Idul Adha 2025
Baca juga: Penjualan Hewan Kurban di Sampit Menurun, Penjual Ngeluh Sepi Pembeli
Baca juga: Jelang Idul Adha 2025, Peternak di Sampit Kotim Kebanjiran Pesanan, Sapi Madura Paling Diminati
Mulai dari teori dan praktek tali temali atau simpul untuk merobohkan hewan kurban dan mengikatnya.
"Kegiatan kemarin sebagai bentuk pembinaan keagamaan yang konkret bagi masyarakat," Muhammad Saleh, Selasa (3/6/2025).
Menurutnya, Kegiatan pelatihan ini sangat penting dan strategis.
Terutama dalam memastikan proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai dengan syariat islam, sekaligus memenuhi aspek kesehatan, kebersihan, dan Keamanan pangan.
"Hal ini sejalan dengan semangat Pemerintah ppuntuk memberikan jaminan kehalalan produk makanan bagi masyarakat serta meningkatkan kapasitas dan kompetensi para juru sembelih halal yang ada di daerah kita," ujar Saleh.
Dia berharap kegiatan ini dapat diikuti para peserta dengan serius, dengan menyerap ilmu dan keterampilan yang diberikan oleh para narasumber pada kegiatan tersebut.
Termasuk nantinya mengaplikasikannya secara tepat di lapangan nantinya.
"Menjadi juru sembelih halal bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi juga amanah besar yang menyangkut ibadah umat dan kemaslahatan masyarakat," imbuhnya.
Sementara, Ketua Juleha Kotim, Zainuddin mengatakan untuk kegiatan ini antusias masyarakat sangat tinggi, bahkan melebihi terget pihaknya yakni tercatat sebanyak 110 orang yang mengikuti pelatihan ini.
"Yang rencana kami hanya 60 orang ternyata melampaui terget kami. Ini menunjukan kepedulian masyarakat yang sangat tinggi untuk menerapkan sembelih hewan kurban," ungkapnya.
Untuk peserta yang mengikuti pelatihan ini datang dari berbagai profesi mulai pengurus Masjid, Sekolah Madrasah, Majelis Taklim, KUA, hingga secara pribadi dari asal daerah Kotim.
"Mudah-mudahan melalui pelatihan ini peserta dapat benar-benar mengikuti dan bisa menerapkannya karena juru sembelih yang halal adalah sangat penting dan mutlak dimiliki seorang penyembelih," tandas Zainuddin. (*)
(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)
Karhutla di Depan City Mall Sampit, Damkar Kotim Turunkan Personel Padamkan Lahan Semak Belukar |
![]() |
---|
Laka Tunggal di Ahmad Yani Sampit Kotim, Pengemudi Luka Parah di Wajah Tabrak Pembatas Jalan |
![]() |
---|
Kuliner Unik di Sampit Kotim, Pisang Nangka Goreng Madu jadi Incaran Warga hingga ke Luar Daerah |
![]() |
---|
Nenek-nenek di Baamang Hulu Kotim Kalteng Tampil Percaya Diri di Catwalk, Meriahkan HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Warga Minta Biaya Bongkar Kandang Ayam, BKSDA Kotim Ingatkan Ancaman Buaya di Sungai Mentaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.