KPU Rekap Hasil Pilkada di Palangka Raya

Angka Partisipasi Pemilih di Kota Palangka Raya pada Pilkada 2024 Terpaut 0,5 Persen

Ketua KPU Kota Palangka Raya, Joko Anggoro mengatakan, partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilihnya di Pilkada 2024 ada di angka 61,5 persen.

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM/AHMAD SUPRIANDI
Hasil penghitungan suara Pilwalkot Palangka Raya, di TPS 38, Rabu (27/11/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya menyatakan partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Palangka Raya 2024 disebut lebih rendah dibandingkan Pilkada Tahun 2020. 

Ketua KPU Kota Palangka Raya, Joko Anggoro mengatakan, partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilihnya di Pilkada 2024 ada di angka 61,5 persen.

Yang mana angka tersebut lebih kecil dibanding Pilkada Tahun 2020 yang partisipasinya mencapai 62 persen. 

"Untuk pantauan sementara, partisipasi pemilih di bawah partisipasi Pilkada Tahun 2020 lalu," kata Joko Anggoro, Selasa (3/12/2024). 

Baca juga: Breaking News: Siang Ini, KPU Kota Palangka Raya Mulai Rekap Suara Pilgub dan Pilwakot 2024

Menurut Joko, KPU Palangka Raya telah berupaya mengajak warga Palangka Raya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya.

Dengan menurunnya jumlah partisipasi pemilih saat pilkada, KPU Palangka Raya menyatakan bakal mengevaluasi program sosialisasinya. 

"Informasi pelaksanaan Pilkada sudah kami sampaikan jauh-jauh hari, mulai awal tahapan dan sosialisasi. Hasilnya lebih rendah, sehingga kami perlu mengkajinya," ucapnya.

Dijelaskannya, turunnya partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 ini bisa saja disebabkan adanya penggabungan TPS. 

"Penggabungan TPS ini bisa saja berdampak. Sehingga berdampak pada jarak dari tempat tinggal pemilih ke TPS," tutup Joko Anggoro. 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved