Debat Kedua Pilkada Kotim 2024
Ini Cara Harati Tingkatkan PAD Kotawaringin Timur dan Mengurangi Ketergantungan Pada APBN
Pasangan calon (paslon) Halikinnor-Irawati atau kerap disapa Harati ikuti debat kedua Pilkada 2024 untuk mengurai permasalahan di Kotawaringin Timur
Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pasangan calon (paslon) Halikinnor-Irawati atau kerap disapa Harati ikuti debat kedua pemilihan kepala daerah (Pilkada), Rabu (13/11/2024).
Debat kedua yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Timur (Kotim) mengusung tema Habaring Hurung Menuju Indonesia Maju.
Harati menjelaskan, bagaiman Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di Kotawaringin Timur.
Pihaknya pun menjelaskan tantangan meliputi optimalmya investasi perusahaan dalam industrialisasi.
Hal tersebut tentu dapat menyebabkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terbatas dan bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kemudian bagaimana paslon Harati mengoptimalkan komoditi unggulan yang ada di Kotawaringin Timur.
Calon Bupati Kotawaringon Timur, Halikinnor menjelaskan, bagaimana HARATI meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kotim.
“Dalam rangka meningkatkan PAD, Harati sudah melaksanakan kerja sama dengan PT Bumi Resik untuk membangun pabrik limbah medis, yang mana keuntungan akan berupa bagi hasil untuk pendapatan daerah,” jelasnya.
Ia mengatakan, PT Habaring Hurung milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kotim juga melakukan kerja sama dengan pihak ketiga menjalankan dermaga yang mangkrak 18 tahun.
“Dengan beroperasinya dermaga tersebut tentu dapat menghasilkan pendapatan bagi daerah senikai Rp 500 juta pertahun,” jelas Halikinnor.
Lebih lanjut, Cabup Kotim tersebut juga berencana membangun jalur Tol Sungai Mentaya ke depannya.
“Kita bekerja sama pihak ketiga mengeruk alur Sungai Mentaya untuk membuat tol sungai yang juga akan menjadi PAD, dengan adanya tol sungai sehingga barang yang keluar dan masuk ke Kotawaringin Timur akan berbayar,” jelasnya.
Tak hanya itu, Harati pada periode sebelumnya telah membuat aplikasi baru untuk pemilik tanah di Kabupaten Kotawaringin Timur yang tidak bayar PBB.
Baca juga: Breaking News, Debat Kedua Pilbup Kotim 2024 dengan Tema Habaring Hurung Menuju Indonesia Emas
Baca juga: KPU Kotim Kalteng Siapkan Lembar C Plano dan Set Logistik di TPS Usai Sortir Lipat Surat Suara
“Aplikasi tersebut dapat menjadi cara pemerintah daerah untuk memantau para pemilik tanah dan bangunan agar taat dalam membayar PBB secara daring,” tutur Halikinnor.
Pada tempat yang sama, Cawabup Kotim, Irawati pun menambahkan terkait pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD.
“Salah satu cara kita untuk meningjatkan PAD ialah dengan melanjutkan peningkatan produktivitas dalam bidang pertanian, serta penataan kios UMKM di Terowongan Nur Mentaya dan Taman Kota,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/BN-Debat-kedua-pilkada-2024-ok-123223.jpg)