Kotim Habaring Hurung

Aula Rujab Bupati Kotim Jadi Lokasi Khitanan Massal Gratis 280 Anak, Manfaatkan Libur Sekolah

Rujab Bupati Kotim dijadikan wadah kegiatan khitanan massal gratis sebanyak 280 anak memanfaatkan momentum libur panjang sekolah tahun ajaran baru

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Seorang anak bermain game online saat melakukan khitanan massal agar tidak mengalihkan rasa sakit saat khitanan, Senin (24/6/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Rumah Jabatan atau Rujab Bupati Kotim dipenuhi teriakan anak-anak yang ketakutan, karena menjadi wadah kegiatan khitanan massal di Jalan Ahmad Yani, Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Khitanan diikuti oleh berbagai umur mulai dari anak Taman Kanak-Kanak (TK) hingga murid Sekolah Dasar (SD) seluruh Kotawaringin Timur.

Berbagai anak terlihat berteriak ketakutan dan histeris, bahkan terdapat salah satu anak yang melaksanakan khitanan sembari bermain game online.

“Kita melaksanakan kegiatan khitanan massal gratis kepada anak-anak kita yang sedang libur sekolah,” jelas Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor.

Pasalnya, biaya untuk sekali khitanan bisa mencapai Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta, sehingga khitanan massal dapat meringankan beban warga.

“Biaya tersebut tentu sangat berat bagi warga yang kurang mampu, bahkan saat libur bisa saja belum ada uangnya, sehingga tidak jadi melaksanakan khitanan,” ungkap Halikinnor.

Ia mengatakan, kegiatan khitanan massal merupakan upaya Pemkab Kotim melalui Dinas Kesehatan untuk membantu masyarakat.

“Karena sedang libur, jadi anak-anak punya waktu untuk beristirahat dan sembuh setelah melakukan sunat agar tidak mengganggu waktu saat masuk sekolah,” ungkap Bupati Kotim.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa apa yang dilakukan guna membantu masyarakat dengan menggandeng Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Pendaftaran khitanan massal dilakukan secara daring, yang mana pada Kecamatan Mentawa Baru Ketapang pendaftar khitanan massal sedikitnya 280 anak.

“Itu pun belum semuanya terdaftar, tapi kita berharap anak-anak yang melaksanakan khitanan hari ini dapat selesai semuanya,” harap Bupati.

Ia mengatakan, pada Kecamatan Baamang sedikitnya 220 anak yang telah mendaftar untuk mengikuti khitanan massal pada Rabu 26 Juni 2024.

“Kita berupaya membantu masyarakat agar mengurangi biaya dalam pelaksanaan khitanan saat libur sekolah,” ucap Halikinnor.

Ia mengatakan bahwa tidak hanya anak beragama Islam saja, namun ada juga anak beragama Kristen Protestan, Kristen Katolik, dan Kaharingan yang mengikuti khitanan massal.

“Khitanan tentu sangat berguna bagi kesehatan, terutama bagi umat Islam wajib hukumnya untuk menjaga kebersihan,” ungkap Halikinnor.

Bupati Kotim mengungkapkan, sangat berterima kasih kepada para tenaga medis yang bertugas dalam kegiatan khitanan massal.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para tenaga medis telah menyumbangkan tenaga untuk melancarkan kegiatan khitanan massal,” tutup Halikinnor. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved