Berita Palangkaraya

Pastikan Stok Aman Sampai Awal Tahun 2024, DPKP Palangkaraya Datangkan 1000 Vaksin Rabies

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Palangkaraya mendatangkan 1000 dosis Vaksin Rabies dalam rangka mendukung pelaksanaan vaksinasi rabies.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Devita Maulina
Sejumlah warga mengantre untuk memberikan vaksinasi rabies kepada hewan peliharaannya, dalam kegiatan vaksinasi rabies secara massal yang digelar DPKP Palangkaraya, belum lama ini. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Palangkaraya mendatangkan 1000 dosis vaksin rabies dalam rangka mendukung pelaksanaan vaksinasi rabies.

Dengan jumlah tersebut DPKP Palangkaraya memastikan stok vaksin rabies aman sampai awal tahun 2024 mendatang.

“Untuk stok vaksin rabies saat ini ada sekira 100 dosis, dalam waktu dekat ada pengadaan lagi 1000 dosis, mungkin dalam bulan ini juga datangnya. Jadi untuk stok vaksin rabies aman sampai awal tahun depan,” kata Kepala DPKP Palangkaraya Sugiyanto, Rabu (11/10/2023).

Ia menuturkan, dari Januari - September 2023 pihaknya mencatat ada 5 kasus gigitan hewan yang dinyatakan positif rabies.

Baca juga: Gelar Pameran Sampel Hama Penyakit Hewan, Balai Karantina Pertanian Palangkaraya Edukasi Warga

Baca juga: Gempa Terkini Rabu 11 Oktober 2023, Magnitudo 4,0 SR Guncang Barat Daya Tanggamus Lampung

Baca juga: Ganggu Aktivitas Warga Bersantai, Pedagang di Area Taman Yos Soedarso Palangkaraya Diedukasi

Meski pun, gigitan tersebut tidak lantas menularkan penyakit rabies terhadap manusia yang digigit. 

Namun, kejadian ini pun menjadi atensi pihaknya, sebab selama dua tahun sebelumnya kasus gigitan rabies di Palangkaraya dinyatakan nihil dan baru muncul lagi tahun ini. 

Sehingga, DPKP Palangkaraya menggencarkan pelaksanaan vaksinasi rabies terhadap hewan pembawa rabies (HPR), seperti anjing, kucing, dan kera.

Tahun ini target pelaksanaan vaksinasi rabies adalah 70-80 persen. Berdasarkan data DPKP di Palangkaraya saat ini memiliki populasi HPR hingga 9 ribu ekor.

Sedangkan, yang sudah divaksin sejauh ini sekira 6500 ekor. Ia optimistis target tersebut bisa tercapai sebelum akhir tahun 2023.

“Target kami 70-80 persen anjing dan kucing yang ada di Palangkaraya harus divaksinasi. Kalau target itu tercapai, insya Allah status kasus gigitan di Palangkaraya bisa kembali zero (nol) seperti dua tahun terakhir,” ucapnya.

Sehubungan dengan vaksinasi rabies ini, Sugiyanto juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik hewan peliharaan, agar rutin membawa peliharaannya untuk divaksin, khususnya hewan yang berpotensi menularkan rabies seperti anjing, kucing, dan kera.

Sebagai pemelihara hewan diharapkan tidak hanya peduli soal makan dan minum hewan peliharaannya, tapi juga masalah kesehatan.

Karena dengan memberikan vaksinasi tersebut bisa meningkatkan kekebalan atau daya tahan tubuh hewan peliharaan terhadap penularan virus rabies.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan vaksinasi rabies ini bisa datang ke puskeswan atau ke Kantor DPKP Palangkaraya, karena telah disediakan klinik layanan vaksinasi yang buka setiap hari kerja.

Dan layanan vaksinasi ini gratis, sehingga tak perlu khawatir dengan biaya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved