Breaking News

Berita Plangkaraya

Aksi Perampokan Pakai Sajam di Minimarket, Sudah Kali Ketiga Terjadi di Kota Palangkaraya Kalteng

Pria Berjaket Pakai Masker, Bawa Parang Rampok Alfamart Palangkaraya Saat Toko Hendak Tutup

|
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tangkapan layar
Tangkapan layar CCTV Alfamart Jalan RTA Milono Km 7, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (16/6/2023). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Aksi perampokan di Minimarket yang terjadi kali ini merupakan kali ketiga yang terjadi di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pelampokan kali ini, tampak di kamera CCTV pria berjaket yang memakai masker, memawa parang bekat merampok Alfamart Palangkaraya Saat Toko Hendak Tutup

Pria menggunakan jaket dan penutup wajah sambil membawa sajam todong pegawai Alfamart, Rabu (14/6/2023) malam.

Tempat kejadian perkara (TKP) perampokan Alfamart tersebut berada di Jalan RTA Milono Km 7, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kejadian penodongan dan perampokan yang terjadi kali ini merupakan ketiga kalinya terjadi di Kota Palangkaraya.

Yang mana kejadian pertama terjadi di Alfamart Jalan Bukit Raya, kemudian Alfamart Jalan Beliang, dan baru-baru ini Jalan RTA Milono.

Baca juga: Tanggulangi Karhutla 2023,  Pemprov Kalteng Alokasikan Dana Reboisasi Sebesar 83 Miliar

Baca juga: Diskusi Terpumpun Civitas Akademika, Komitmen Bersama Memajukan Universitas PGRI Palangkaraya

Baca juga: Tanggulangi Karhutla 2023,  Pemprov Kalteng Alokasikan Dana Reboisasi Sebesar 83 Miliar

Kepala Toko Alfamart, Maulida mengatakan peristiwa penodongan dan perampokan tersebut terjadi saat dirinya dan rekannya hendak menutup toko.

“Jadi sekira pukul 23.20 WIB, saya dan rekan kerja saya telah menutup toko dan bersiap untuk pulang,” terangnya, Jumat (16/6/2023).

Ia melanjutkan saat bersiap pulang, ia dan rekannya mendengar suara folding gate berbunyi seperti ada yang membuka.

Penasaran dengan suara tersebut, Maulida kemudian mencoba mengecek kembali sumber suara tersebut.

“Waktu kami periksa, ada seorang pria mengenakan jaket dan masker, langsung menodongkan senjata tajam (Sajam) jensi parang,” ujarnya.

Ia dan temannya pun terkejut kemudian tak berani bertindak sembarangan karena takut ditebas oleh  pelaku.

Tersangka kemudian membawa Maulida dan temannya menuju kasir, lalu mengambil sejumlah uang yang ada pada laci kasir.

Setelah itu, terduga pelaku yang tidak diketahui identitasnya meminta pegawai untuk menunjukan kunci brankas.

“Karena kami tidak berhasil menemukan kunci brankas, pelaku membawa kami ke kasir dan mengambil sejumlah rokok yang ada di belakang meja kasir,” ungkap Maulida.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved