Tradisi Paskah di Palangkaraya
Polresta Palangkaraya Kerahkan 59 Personel Amankan Lalu Lintas dan Ziarah di TPU Yusuf Arimatea
Pengamanan ziarah malam Paskah, Minggu (9/4/2023) dini hari, Polresta Palangkaraya kerahkan 59 personel.
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pengamanan ziarah malam Paskah, Minggu (9/4/2023) dini hari, Polresta Palangkaraya kerahkan 59 personel.
Ziarah malam Paskah merupakan salah satu tradisi umat Kirstiani di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Hal tersebut dilakukan setiap tahunnya saat rangkaian perayaan Jumat Agung hingga perayaan Paskah.
Pengamanan dan patroli pun dilakukan oleh personel Polresta Palangkaraya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) para peziarah.
Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa melalui Kabagops Kompol Ganda B Napitupulu membenarkan Polresta Palangkaraya menerjunkan 59 personel.
Baca juga: TPU Yusuf Arimatea Dipenuhi Lilin Saat Malam Hari, Jadi Tradisi Malam Paskah di Palangkaraya
“Sebanyak 16 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan di TPU Km 12 dan TPU Km 2,5, sedangkan untuk KRYD sebanyak 43 personel,” terangnya saat dibincangi Tribunkalteng.com.
Pengamanan dilakukan guna mencegah terjadinya aktivitas yang tidak sesuai di makam.
Serta mencegah terjadinya tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas para peziarah yang datang.
“Puji Tuhan, mulai pukul 17.00 WIB, pada Sabtu (8/4/2023) hingga pukul 01.00 WIB pada Minggu (9/4/2023) semuanya dalam aman terkendali,” ungkap Kompol Ganda.
Baca juga: Kumpulan Ucapan Paskah 2023 Bahasa Inggris dan Indonesia, Ada 60 Kalimat Bijak Happy Easter
Ia melanjutkan tidak ada gangguan Kamtibmas, semuanya berjalan dengan baik dan para peziarah melakukan ziarah dengan nyaman.
“Selain itu, untuk arus lalu lintas pun tertib, aman terkendali, dan tidak terjadi kemacetan pada malam harinya,” jelas Kabagops Polresta Palangkaraya.
Selain melakukan pengamanan, Kompol Ganda juga memberikan himbauan kepada warga yang hendak berziarah.
“Bagi para peziarah, diharapkan untuk mematikan kompor dan aliran listrik yang tidak digunakan, serta mengunci pintu dan jendela saat meninggalkan rumah,” imbaunya.
Hal tersebut agar seluruh masyarakat Kota Palangkaraya terhindar dari peristiwa kebakaran dan para pelaku kejahatan.
Baca juga: Amankan Perayaan Jumat Agung Umat Kristiani, Polresta Palangkaraya Turunkan 79 Personel
Selain itu, Kompol Ganda juga mengingatkan para peziarah untuk mengunci kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Jangan lupa untuk mengunci kendaraan agar terhindar dari aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), serta menjaga Kamtibmas agar peziarah dapat khusyuk dan nyaman saat menjalani ziarah dan ibadahnya,” tutup Kompol Ganda B Napitupulu. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.