Berita Kalsel

Ajak ke Kontrakan Alasan Mantan Istri Pingsan, Pria Banjarmasin Tega Rudapaksa Mantan Kakak Ipar

Tipu muslihat dipakai Pria Pekauman Banjarmasin Selatan ini dalam memperdaya Mantan Kakak Iparnya hingga akhirnya merudapaksanya di kontrakan.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI / Tribun Jateng
ILUSTRASI. Tipu muslihat dipakai Pria Pekauman Banjarmasin Selatan ini dalam memperdaya mantan kakak iparnya hingga akhirnya tega merudapaksa korban di kontrakan pelaku. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Tipu muslihat dipakai Pria Pekauman Banjarmasin Selatan ini dalam memperdaya mantan kakak iparnya hingga akhirnya tega merudapaksa korban di kontrakan pelaku.

Betapa tidak untuk menyalurkan nafsu bejatnya, mantan suami adik korban ini tega berbohong agar mantan kakak iparnya mau ikut ke kontrakannya.

Pelaku berbohong dengan mengatakan mantan istrinya pingsan di kontarakan pelaku, korban diajak pelaku untuk melihat langsung, sesampai di kontrakan terduga pelaku malah merudapaksa mantan kakak iparnya tersebut dengan  cara paksa dan mengancam.

Anggota Satreskrim Polresta Banjarmasin mengamankan pria berinisial SS (31) warga Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang merupakan terduga pelaku rudapaksa tersebut.

Pria tersebut tega memperkosa FT(32), mantan kakak ipar, di kontrakannya.

Baca juga: Seorang Penagih Kredit di Palangkaraya Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur

Baca juga: Gebyar Panutan Pembayaran PBB-P2, Plt Sekda Kobar Juni Gultom Ajak Warga Taat Bayar Pajak

Baca juga: Apel HUT Ke 77 PGRI dan HGN 2022 Kabupaten, Pj Bupati Kobar Anang Dirjo Jadi Inspektur Upacara

Baca juga: Pj Bupati Kobar Anang Dirjo Minta Proses Pembayaran Pajak Harus Lebih Mudah dan Cepat

Kasus ini diungkapkan Kasatreskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian, Senin (28/11/2022) sore. 

"SS sudah kami amankan sejak Minggu, 27 November 2022, malam dan kasusnya masih kami dalami," kata Kasatreskrim. 

Korban dan pelaku, ujar Kasatreskrim, sama-sama bekerja di Pasar Sentra Antasari, Kota Banjarmasin. 

Rudapaksa korban terjadi di pertengahan November silam di siang hari.

Bermula dari muslihat pelaku, yaitu membohongi korban tentang mantan istrinya yang juga adalah adik kandung korban. 

Ucapan menyesatkan pelaku saat itu kepada korban, yakni mantan istri sedang pingsan di rumah kontrakannya.

Karena itu, pelaku mendesak korban untuk bersama mengecek. 

"Korban saat itu sedang bekerja di Pasar Kasbah (Sentra Antasari), diberitahu oleh pelaku yang saat itu juga bekerja di tempat yang sama. Berdua mereka pulang ke kontrakan pelaku, naik motor, berboncengan," lanjut Kompol Thomas. 

Setiba di kontrakan pelaku, korban tak menemukan ada adiknya 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved