Berita Kalbar

Bayi Perempuan Ditemukan di Semak Belukar, Gegerkan Warga Teluk Pakedai Kubu Raya

Seorang bayi perempuan berkulit putih ditemukan di semak belukar kebun kelapa milik warga kampung Tengah Utara, Teluk Pakedai Kubu raya, Kalbar.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Warga Kampung Tengah Utara, Desa Teluk Pakedai Hulu, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya dihebohkan oleh penemuan bayi perempuan di rumpun semak belukar kebun kelapa milik warga setempat. Senin, 24 Oktober 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUBU RAYA - Seorang bayi perempuan berkulit putih ditemukan di semak belukar kebun kelapa milik warga kampung Tengah Utara, Teluk Pakedai Kubu Raya, Kalbar.

Belum diketahui persis siapa orang tua bayi malang tersebut, namun saat ini bayi tersebut sudah diamankan petugas dan dilakukan upaya pemulihan kesehatannya.

Informasi terhimpun,  menyebutkan awal penemuan bayi setelah seorang warga setempat berjenis kelamin perempuan menedengar suara seperti bayi sedang menangis di semak malam hari saat hari hujan lebat.

Karena warga yang mendengarnya takut mendatangi sumber suara itu pada malam hari, sehingga keesokan harinya dia kembali mendatangi sumber suara tersebut, dan ditemukanlah bayi malang itu.

Kontan saja, warga di Kampung Tengah Utara, Desa Teluk Pakedai Hulu, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya dihebohkan oleh penemuan bayi perempuan di rumpun semak belukar kebun kelapa milik warga setempat itu.

Baca juga: Curi Motor Pengusaha Kuliner di Palangkaraya, Fauzi Berpura-pura Pesan Ayam Geprek

Baca juga: Penanganan Banjir Kotim Harus Menyeluruh, Pemberian Bantuan Solusi Jangka Pendek

Baca juga: Ikuti Dua Kategori Lomba, Kotim Wakili Kalteng di Pesparani Katolik II Tingkat Nasional Kupang

Diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya, saat ditemukan bayi perempuan berkulit putih itu tidak satupun dibalut pakaian dan hanya beralaskan rerumputan.

Saparianti menceritakan, bahwa ia mendengar tangisan bayi dari kebun kelapa pada hari Minggu tanggal 23 Oktober 2022 sekitar jam 23.00 WIB, namun karena malam hari dan cuaca hujan lebat, dirinya tidak berani untuk menelusuri suara tangisan tersebut.

“Saya dengar tangisan anak bayi di kebun kelapa, tapi saya tidak berani mengecek nya, karena situasi sudah malam dan cuaca hujan sangat deras, namun pagi harinya pada hari senin tanggal 24 Oktober 2022, sekitar jam 07.00 wib saya bersama Ramdani pergi ke kebun kelapa di dekat rumah saya untuk mencarinya," kata Saparianti.

“Pada saat saya mendekati lokasi saya mendengar lagi tangisan kencang anak bayi, ternyata tangisan itu benar dari seorang anak bayi perempuan yang masih ada ari-ari nya dengan posisi terbaring di atas rumpun semak belukar."

"Dengan kuasa Allah SWT bayi tersebut masih selamat walaupun semalaman diguyur hujan dan tidak tersetuh bitang buas, selanjutnya saya langsung membawanya ke rumah, dan saya meminta warga untuk memanggil kan bidan untuk dilakukan pemeriksaan kepada bayi tersebut dan saya meminta kepada warga lain agar kejadian ini dilaporkan kepada pihak Kepolisian Teluk Pakedai," terang Saparianti.

Kapolsek Teluk Pakedai IPTU Rubiman membenarkan peristiwa tersebut, ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung mendatangi TKP saat mendapati laporan dari masyarakat bahwa ada penemuan bayi tersebut.

“Penemuan bayi tersebut memang benar, kami mendapatkan laporan dari warga, selanjutnya kami mendatangi TKP penemuan bayi oleh Saparianti," kata Kapolsek Teluk Pakedai IPTU Rubiman.

Baca juga: Banjir Parah Desa Hanjalipan, Bupati Kotim H Halikinnor Perintahkan Bangun Dapur Umum

Baca juga: NEWS VIDEO, TMMD Kotim 2022, Mayjen TNI Purwo Sudaryanto Minta Kegiatan Berkesinambungan

Baca juga: Produk UMKM Kotim Masuk e-Katalog Lokal, Bupati H Halikinnor Minta OPD Kotim Turut Membantu

"Bayi ditemukan tadi pagi, sekitar jam 07.00 WIB. Jenis kelaminnya perempuan, bayi itu ditemukan oleh Saparianti, warga Kampung Tengah Utara Rt 003 Rw 001 Desa Teluk Pakedai Hulu Kecamatan Teluk Pakedai, tepatnya di rumpun semak kebun Kelapa." terang Rubiman

"Dilihat dari ari-ari yang masih menempel bayi ini baru dilahirkan. Pas ditemukan oleh Saparianti kondisi bayi tidak mengenakan sehelai kainpun," lanjut Rubiman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved