Berita Kotim

Kecelakaan Maut di Kotim, Pemotor Meninggal Dunia Akibat Tabrak Truk CPO Parkir di Badan Jalan

Kecelakaan maut kembali terjadi di Kotim eorang pemotor berinisial RBS (22) yang meninggal dunia akibat menabrak sebuah truk CPO parkir di badan jalan

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
HO/WARGA
Seorang pemotor di Kotim meninggal dunia akibat menabrak truk CPO yang terparkir di badan jalan, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (22/9/2022). Peristiwa kali ini melibatkan seorang pemotor berinisial RBS (22) yang meninggal dunia akibat menabrak sebuah truk CPO parkir di badan jalan.

Kejadian nahas tersebut berlokasi di Jalan Sukabumi, Kecamatan Baamang, Kotim. Istri dari pemilik truk CPO, berinisial IN berusia 29 tahun menyebutkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 3:30 WIB.

Ia yang tengah tidur di rumahnya terbangun setelah mendengar dentuman keras dari luar rumahnya.

“Kejadiannya sebelum salat subuh. Ada suara tabrakan yang terdengar cukup keras saat saya sedang tidur di kamar. Saya kaget dan segera bangun untuk memeriksa situasi di luar rumah,” kisahnya.

Lanjutnya, ketika memeriksa kondisi di luar rumah ia melihat korban yang tersungkur di belakang truk dengan kondisi bersimbah darah.

Baca juga: Narkoba di Kotim, Sembunyikan Narkoba di Belakang Rak Sepatu, Emak-emak di Kualakuayan Ditangkap

Baca juga: Karyawan Swasta di Kotim Meninggal Kecelakaan, Kendarai Motor Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Ia segera meminta bantuan kepada warga sekitar untuk menolong korban, namun sayang nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Kecelakaan itu menyebabkan korban mengalami luka di wajah, retak retak di belakang kepala, remuk di pundak kanan, memerah kedua belah paha serta luka lecet di kedua tangan.

Kejadian ini telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat yang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Truk CPO dengan nomor polisi KH 8747 LN disita oleh pihak Satlantas Polres Kotim sebagai barang bukti.

Sembari mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga yang dianggap sebagai saksi dari kejadian tersebut.

Sementara, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kejadian yang menyebabkan nyawa seseorang melayang ini.

Adapun, kecelakaan yang melibatkan truk parkir di badan jalan ini setidaknya sudah terjadi 2 kali dalam 10 hari terakhir.

Pada Kamis (15/9/2022), lalu seorang pemuda bernama Mahmudin berusia 27 tahun juga mengalami peristiwa serupa yang merenggut nyawanya.

Disisi lain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Johny Tangkere menegaskan bahwa setiap kendaraan muatan harus memiliki rambu-rambu yang lengkap.

Misalnya, sebuah truk yang ingin parkir di pinggir atau badan jalan harus memasang lampu penanda beberapa meter dari kendaraan, supaya pengendara lain bisa lebih berhati-hati.

Baca juga: Korban Kecelakaan Maut di Pulangpisau Akan Dimakamkan Terpisah di 2 Daerah, Balita Ikut Meninggal

Sebab, jika sekedar menyalakan lampu hazard terkadang pengendara lain kurang memperhatikan. Disamping itu, lampu hazard juga biasa digunakan oleh kendaraan yang masih berjalan, namun dengan kecepatan lambat.

Sehingga, pengendara lain mungkin kesulitan untuk membedakan kendaraan yang berhenti total atau berjalan lambat.

“Yang namanya insiden memang sulit kita prediksi, kendaraan yang mogok atau rusak pun sulit untuk memindahkannya. Jadi solusinya pemilik kendaraan harus menyiapkan rambu-rambu dan pengguna jalan pun harus lebih hati-hati,” imbaunya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved