Berita Kalsel

Pencabulan di Tapin Kalsel Dilakukan Sejak Korban Umur 12 Tahun, Terbongkar Saat Ingin Menikah

Kasus pencabulan di Tapin Kalsel dilakukan tersangka sejak Korban berumur 12 tahun, Namun terbongkar saat korban berusia 14 tahun saat Ingin Menikah.

Editor: Fathurahman
ILUSTRASI
ILUSTRASI. Kasus pencabulan di Tapin Kalsel yang dilakukan tersangka sejak Korban berumur 12 tahun. Namun kasusnya terbongkar saat korban berusia 14 tahun saat Ingin Menikah. Kasus tersebut terungkap saat korban menceritakan kepada calon suuaminya atau pacarnya yang belanjut pada pelaporan kepada pihak kepolisian setempat. 

TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU -Kasus pencabulan di Tapin Kalsel dilakukan tersangka sejak Korban berumur 12 tahun, Namun terbongkar saat korban berusia 14 tahun saat Ingin Menikah.

Pelaku pencabulan berinisial MZ yang selama ini dikenal sebagai seorang guru ngaji, tukang pangkas rambut dan penyadap karet di Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalimantan selatan.

Sedangkan korban adalah AF wanita berusia 14 tahun yang merupakan murid mengaji dari tersangka yang saat ini sudah diamankan polisi.

Unit Resmob Satreskrim Polres Tapin berhasil mengamankan MZ (25) tersangka tindak pidana pencabulan anak di bawah umur tersebut.

Baca juga: Curi Kotak Amal Masjid di Palangkaraya, Pria Warga Jalan Bukit Indah Diamankan Polsek Pahandut

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Bocah Martapura Umur Sebelas Tahun Diduga Dicabuli, Ibu Korban Lapor Polisi

Baca juga: Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Ditangkap PPA Satreskrim Polresta Palangkaraya

Penangkapan terhadap tersangka diungkap dalam Konferensi Pers di Pimpin Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser didampingi Wakapolres Tapin, Kompol Winda Adhiningrum dan Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Haris Wicaksono, Selasa, (20/9/2022).

Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser dalam konferensi pers mengatakan, tersangka MZ (25) sudah melakukan pencabulan terhadap korban sejak 2019 lalu hingga 2022.

"Tersangka menjalankan aksinya mencabuli korban yang berinisial AF (14) yang ingin melangsungkan pernikahan," jelasnya.

AKBP Ernesto mengatakan, kasus pencabulan ini terungkap, karena korban menceritakan kejadian tersebut kepada pacarnya bahwa dirinya telah diperkosa tersangka dari 2019 hingga saat ini.

"Jadi, tersangka ini, menyetubuhi korban sejak berusia 12 tahun," jelasnya.

AKBP Ernesto mengatakan berdasarkan pengakuan korban kepada pacarnya, kemudian pacarnya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kita (Reskrim) langsung melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Haris Wicaksono mengatakan penangkapan dilakukan di tempat dimana tersangka bekerja sehari-hari.

"Tersangka ini menggeluti tiga pekerjaan yakni tukang cukur rambut, penyadap karet dan guru ngaji," jelasnya.

AKP Haris mengatakan jadi tersangka diamankan di tempat cukur rambut yang awalnya petugas berpura-pura ingin mencukur.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved