Berita Kaltara

Narkoba di Kaltara, Diimingi 2 Paket Sabu, Pelaku Diperintah Simpan Ekstasi di Pondok, 2 Orang DPO

Narkoba di Kaltara, Hanya lantaran diiming-imingi 2 paket kecil sabu, 2 pelaku narkoba berinisial C (39) dan F alias K (26) simpan ekstasi di pondok

Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Barang bukti yang disita dari dua pelaku di Pondok Tambak di Tanjun Selor, Kaltara. 

TRIBUNKALTENG.COM, TANJUNG SELOR – Narkoba di Kaltara, Hanya lantaran diiming-imingi dua paket kecil sabu, dua pelaku narkoba berinisial C (39) dan F alias K (26) menuruti perintah pelaku berinisial D yang DPO untuk simpan pil ekstasi di pondok tambak.

Kinerja cermat diungkap anggota Satresnarkoba Polda Kaltara, dan menangkap dua pelaku tersebut pada 22 Agustus 2022 lalu.

Tepatnya di lokasi Pondok Tambak Pinggir Sungai Pangkaran, Kelurahan Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Hal itu dikatakan Ditresnarkoba Polda Kaltara Kombes Pol Agus Yulianto.

Jelas Agus, kronologinya pada tersangka sebelumnya berhasil ditangkap C dan F Alias K dari keterangan C, menyatakan bahwa D memerintahkan F alias K untuk menyimpan narkotika jenis pil ekstasi tersebut, lalu disembunyikan oleh D di bawah pondok tambak tersebut.

Baca juga: Narkoba di Kalbar, Ditpolairud Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti 20,58 Gram Sabu

"Setelah si D menyimpan tas tersebut di bawah pondok tambak, selanjutnya D dan B DPO meninggalkan tambak untuk kembali ke Tarakan dengan membawa tas jinjing warna merah yang diduga berisi sabu," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Kombes Pol Agus Yulianto sebelum meninggalkan pondok tambak, D memberikan upah berupa 2 paket kecil sabu.

"Kepada tersangka C dan tersangka F alias K untuk menjaga pil ekstasi yang disimpan di bawah pondok tambak tersebut," ucapnya.

Dari keterangan C dan F alias K, kata Kombes Pol Agus Yulianto, mereka baru pertama kali melakukan hal tersebut dan mereka diberi upah berupa 2 paket kecil sabu dari D.

"Akibat permasalahan perkara tersebut dipersangkakan pasal 1, pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun," ucapnya.

Bahkan, kata Kombes Pol Agus Yulianto mengenai kasus peredaran gelap narkotika jenis pil ekstasi tersangka dan 2 DPO masih dalam pencarian Ditresnarkoba Polda Kaltara paling lama 20 tahun penjara.

Baca juga: Narkoba di Kaltara, Pengedar Pasok Sabu ke Lokasi Tambang Emas Ilegal Dibekuk Tim Polsek Sekatak

Baca juga: Narkoba di Kaltara, Kurir Sabu Dibekuk Satresnarkoba Polres Tarakan, Polisi Sita 48,21 Gram

"Dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). Dan pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 131 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam hal perbuatan setiap orang yang dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana Narkotika di pidana penjara paling lama 1 tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 50 juta," ujarnya.

Sebagai informasi, kata Kombes Pol Agus Yulianto bahwa Ditresnarkoba Polda Kaltara berhasil menemukan 2 bungkus plastik kecil berisikan narkotika jenis sabu seberat 1,1 gram dan 38 bungkus plastik klip bening yang berisikan narkotika jenis ekstasi, totalnya 1.889 butir dengan berat 767 gram dari tersangka C dan F alis K. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Dapat Perintah Supaya Simpan Ekstasi di Pondok Tambak, Ditresnarkoba Polda Kaltara Kejar 2 DPO Lagi

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved