Berita Palangkaraya

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Palangkaraya, Massa Aksi Deadline DPRD Kalteng 3x24 Jam

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Palangkaraya, massa aksi memberikan deadline kepada DPRD Kalteng untuk memenuhi tuntutan kelompok mahasiswa.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Palangkaraya. Juru bicara, Marselinus Darman saat membacakan tuntutan massa aksi Msayrakat Kalteng Menggugat (MKM) di depan gedung DPRD Kalteng, Senin (5/9/2022). 

TRIBUNKATENG.COM, PALANGKARAYA - Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Palangkaraya, massa aksi memberikan deadline kepada DPRD Kalteng untuk memenuhi tuntutan kelompok mahasiswa Palangkaraya.

Massa aksi mahasiwa yang menamakan diri Masyarakat Kalteng Menggugat (MKM) memberi waktu 3x24 jam kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalteng (DPRD Kalteng) guna memenuhi tuntutan, Senin (5/9/2022) sore.

Massa berkumpul di depan Gedung DPRD Kalteng, Jalan S Parman, Palangka, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Juru Bicara Aksi, Marselinus Darman mengatakan pihaknya memberikan tenggat waktu 3x24 jam untuk memenuhi tuntutan dari massa aksi tersebut.

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan BBM di Depan Kantor DPRD Kalteng, Inilah 5 Tuntutan Mahasiswa Palangkaraya

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Palangkaraya Demo Tolak Kenaikan BBM, Bakar Ban di Depan Kantor DPRD Kalteng

Baca juga: Banjir di Sampit, Curah Hujan Tinggi Akibatkan Jalan & Halaman Rumah Warga Terendam

“Kami akan menurunkan eskalasi gerakan yang lebih banyak dan mengundang seluruh masyarakat Kalteng. 

Ia melanjutkan bersama menyampaikan bahwa mossi tidak percaya kepada DPRD Kalteng.

Terlebih tuntutan aksi massa MKM telah ditanda tangani oleh ketua DPRD Wiyatno.

“Kami menuntut dalam waktu yang telah kami sampaikan, apabila tidak ada tindak lanjut kami akan menurunkan massa yang lebih banyak dari aksi, pada Senin (5/9/2022),” tegasnya.

Yang mana hal tersebut dilakukan karena para wakil rakyat tidak menganggap serius gugatan massa.

Marselinus mengatakan massa menolak keras kenaikan harga BBM, karna ada dampak yang terjadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved