Berita Palangkaraya

Pemilihan Rektor UPR 2022, Prof Salampak Akhirnya Terpilih Pimpin UPR Periode 2022-2026

Pemilihan Rektor UPR 2022, Prof Salampak terpilih sebagai orang nomor satu di Universitas Palangkaraya, setelah unggul dalam pemilihan rektor.

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Ghorby Sugianto
Rektor UPR Baru Prof Salampak unggul dalam Pemilihan Rektor UPR 2022, setelah melalui tahapan pemilihan orang nomor satu di Universitas Palangkaraya. Prof Dr Salampak MSi memimpin Universitas Palangkaraya (UPR) periode 2022-2026. Dia saat memberikan keterangan pers usai terpilih. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Pemilihan Rektor UPR 2022, setelah melalui  tahapan pemilihan orang nomor satu di Universitas Palangkaraya. Akirnya,Prof Dr Salampak MSi terpilih untuk memimpin Universitas Palangkaraya (UPR) untuk  periode 2022-2026.

Dia terpilih, setelah bersaing dengan dua calon rektor lainnya Dr Ir Sosilawaty MP dan , Dr Berkat SP MSi, meski diputaran lalu Dr Berkat SP MSi unggul meraup 12 suara. 

Prof Salampak menuturkan siap membangun pendidikan di UPR dengan cara berkolaborasi dengan berbagai stake holder untuk mewujudkan pendidikan di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi baik. 

"Kuncinya sekarang adalah kolaborasi dalam membangun kampus ini," kata Salampak kepada awak media, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Pilrek UPR 2022, Masuk 3 Besar Calon Kandidat, Salampak “Pemilihan Masih Dinamis”

Baca juga: Pemilihan Rektor UPR 2022, Usai Kampanye Visi-Misi Berlanjut Tahapan Penilaian dan Penetapan Calon

Baca juga: Polsek Kota Besi Gerebek Perjudian, Lima Pria Diamankan Saat Gelar Judi Domino di Sebuah Rumah

Dia memiliki tugas besar dalam kembali melanjutkan estafet kepemimpinan UPR, terutama dalam hal akreditasi yang masih butuh perbaikan, terutama dalam menghadapi Badan Layanan Umum atau BLU.

Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia juga menyampaikan pesan kepada Salampak, jika kampus harus menjadi kampus merdeka dan belajar merdeka harus dijalankan di UPR ke depannya. 

"Pesan dari Bapak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim tadi sudah jelas, bahwa Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) itu harus berjalan, karena menjadi salah stau wadah untuk mempersiapkan generasi muda kita kedepan," ungkapnya.

Dia menegaskan langkah awal dalam menjalankan tugas barunya, yakni melakukan konsolidasi. Terutama dalam menyamakan persepsi terhadap segenap civitas UPR

"Jadi dari saya, membangun UPR itu harus dengan hati, sebab memang kita ingin kampus ini dapat bersaing dengan perguruan tinggi lainnya," pungkas Salampak. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved