Berita Palangkaraya

Ular masuk Rumah Warga Palangkaraya, Bikin Was-was Warga G Obos 20, Lalu Dievakuasi Relawan

Ular masuk Rumah Warga Palangkaraya, seekor ular dievakuasi relawan Animal Rescue merupakan bagian dari Tim Emergency Response Palangkaraya (ERP).

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Ular masuk Rumah Warga Palangkaraya, seekor ular Kadut Lumpur yang diamankan relawan pada salah satu rumah warga di Jalan G Obos 20, Jumat (19/8/2022) dini hari. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Ular masuk Rumah Warga Palangkaraya, sempat bikin was-was Pemilik Rumah Jalan G Obos 20, kemudian meminta bantuan relawan.

Ular berbisa tersebut kemudian dievakuasi relawan Animal Rescue merupakan bagian dari Tim Emergency Response Palangkaraya (ERP).

Relawan divisi Animal Rescue Palangkaraya tersebut melakukan evakuasi ular yang masuk rumah warga di Jalan G Obos 20, Jumat (19/8/2022) dini hari tadi.

Lokasi rumah yang kemasukan ular berada di Jalan G Obos 20, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Baca juga: Ular Masuk Pekarangan Rumah Warga Palangkaraya, Diamankan Tim ERP & Dievakuasi ke BKSDA

Baca juga: Melintas Depan Truk, Petugas Pengangkut Sampah DLH Singkawang Evakuasi Ular King Kobra 4 Meter

Baca juga: NEWS VIDEO, Patroli PPRC Polda Kalteng Amankan Pria Mabuk & Pengguna Pil Zenit di Palangkaraya

Ular diduga masuk ke rumah salah satu warga melalui lubang pembuangan air mesin cuci.

Ketua Tim ERP, Jean Steve melalui Penanggung Jawab Lapangan, Hendra Herotama membenarkan hal tersebut.

“Berdasarkan keterangan dari pemilik rumah Hafidz, ular masuk melalui saluran pembuangan air mesin cuci,” terangnya pada Tribunkalteng.com.

Ular dievakuasi saat berada di ruang samping di depan garasi mobil milik pelapor.

“Tim ERP mengevakuasi ular Kadut Lumpur yang termasuk ular air,” jelas Hendra.

Ular tersebut bewarna coklat dengan corak garis merah dan hitam pada bagian punggung ular.

Kadut Lumpur yang diamankan Tim ERP memiliki panjang kurang lebih 50 Cm.

Meski panjang dan ukurannya tidak sebesar ular piton, namun ular tersebut memiliki bisa rendah.

“Ular Kadut Lumpur memiliki bisa rendah, dengan efek jika digigit demam dan gatal-gatal bagi orang dewasa,” ungkap Hendra.

Ia menambahkan jika yang terkena anak-anak atau bayi, bisa ular tersebut bisa menyebabkan kematian.

Dalam penanganan ular, tim ERP Animal Rescue menerjunkan 4 anggotanya.

Hendra mengatakan tak ada kendala saat melakukan evakusi pada ular tersebut.

“Ular telah kami amankan dan selanjutnya akan kami lepasliarkan ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga,” tutupnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved