Kotim Habaring Hurung

Warga Kotim Wajib Kibarkan Bendera Merah Putih, Bupati H Halikinnor Perintahkan Satpol PP Memantau

Pemasangan bendera merah putih di Kabupaten Kotim diwajibkan, bagi rumah yang tidak ada benderanya akan dipantau petugas diminta untuk dipasang.

Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com
Bupati H Halikinnor SH MM, mewajibkan seluruh warganya memasang bendera merah putih di halaman kediaman maupun kantor masing-masing. Ia bahkan memerintahkan Satpol PP memantau pemasangan bendera lambang negara tersebut, Jumat (5/8/2022). (Tribunkalteng.com / Devita Maulina) 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Bupati H Halikinnor SH MM, mewajibkan seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih guna menyemarakan peringatan hari paling bersejarah bagi masyarakat di Indonesia tersebut.

Orang nomor satu di Kotim ini bahkan menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk memantau setiap rumah, kantor, warung, pertokoan dan sebagainya yang tidak mengibarkan bendera merah putih

“Saya sudah instruksikan Saptpol PP agar bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memonitor, dimana saja, baik itu rumah, perkantoran, dan sebagainya yang tidak pasang bendera. Karena tidak ada lagi alasan, benderanya kami bagikan tinggal dipasang saja,” tegasnya, Jumat (5/8/2022).

Baca juga: 60.000 Lembar Bendera Dibagi Gratis, Bupati Kotim H Halikinnor Ajak Warga Semarakan HUT ke-77 RI

Baca juga: Pengurus ALFI Kotim Siap Turut Berkontribusi, Patungan Dana Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit

Baca juga: KLM Cinta Mulia I Tenggelam di Perairan Teluk Sampit, ABK Diselamatkan Nelayan Ujung Pandaran

Hal ini ia sampaikan usai membuka acara pembagian bendera merah putih secara gratis di Taman Kota Sampit. Rencananya Pemkab Kotim akan membagikan 60.000 lebih bendera merah putih, dimulai hari ini dan berlangsung hingga akhir Agustus nanti.

Dengan adanya pembagian bendera secara cuma-cuma ini, menurutnya seharusnya tidak ada lagi masyarakat yang memasang bendera di kediaman maupu lingkungan kerja masing-masing. Maka dari itu, ia meminta Satpol PP bersama sejumlah pihak terkait untuk melakukan pemantauan.

Meski demikian, Halikinnor tidak menetapkan sanksi khusus bagi warga yang melanggar. Namun, ia berharap imbauan tersebut bisa dilaksanakan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Sanksi khusus tidak ada, tapi bagi warga yang belum memasang bendera akan didatangi dan diberikan bendera untuk dipasang. Kecuali sudah diberi bendera lalu tidak mau memasang, nah ini yang perlu ditelusuri, ada apa, apakah yang bersangkutan bukan Warga Negara Indonesia (WNI) atau bagaimana,” tuturnya.

Halikinnor pun mengingatkan masyarakat Kotim agar tidak menilai pengibaran bendera sebagai kegiatan seremoni belaka. Tetapi, memperdalam rasa nasionalisme dan wujud penghargaan kepada para pahlawan kemerdekaan.

Sebab, tanpa jasa para pahlawan maka masyarakat Indonesia mungkin tidak akan berada di posisi saat ini. Maka, sudah sepatutnya untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para pahlawam minimal dengan memasang bendera di momentum HUT Kemerdekaan RI. Karena bangsa yang maju adalah bangsa yang bisa menghargai para pahlawan.

bendere buapti kotim ejfn
Bupati H Halikinnor SH MM bersama jajarannnya saat membagikan bendera merah putih di Taman Kota Sampit. Dia mewajibkan seluruh warganya memasang bendera merah putih di halaman kediaman maupun kantor masing-masing, Jumat (5/8/2022). (Tribunkalteng.com / Devita Maulina)

“Bukan hanya kemeriahannya yang kita lihat, tapi wujud penghargaan kepada para pahlawan. Karena tanpa mereka, mungkin kita tidak akan bisa seperti sekarang. Kita hanya melanjutkan perjuangan mereka,” pungkas mantan Sekretaris Daerah Kotim ini. (Tribunkalteng.com / Devita Maulina)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved