Berita Kalsel

Mengancam Hingga Membujuk Rayu, Paman di Tanahbumbu Tega Rudapaksa Ponakan Berulang Kali

Seorang paman diamankan merudapaksa ponakan perempuannya sendiri yang masih berusia 16 tahun saat meginap di rumahnya yang dilakukannya berkali-kali.

Editor: Fathurahman
Ilustrasi/tribunlampung.com
Seorang lelaki di Tanahbumbu Kalimantan Selatan tega menodai keponakan masih di bawah umur ketika menginap di rumahnya. Perbuatan itu dilakukan pelaku saat sang istri tertidur pulas. Korban masih berusia 16 tahun di bujuk rayu shingga tidak bisa menolak ajakan pelaku karena di bawah ancaman, padahal pelaku adalah pamannya sendiri. 

TRIBUNKALTENG.COM, BATULICIN - Seorang pria bersinisial SH berusia 22 tahun diamankan Polsek Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu Kalimantan Selatan.

Dia tega merudapaksa ponakan perempuannya sendiri yang masih berusia 16 tahun saat meginap di rumahnya hingga berkali-kali.

Enath setan apa yang merasuk di jiwa pelaku berinisial SH ini sehingga dia tega melakukan tindak asusila tersebut sehingga akhirnya perbuatanya terbongkar dan dilapokan ke polisi.

Kalakuan paman yang tidak terpuji ini, bukannya melindungi keponakan, dia malah menodai keponakan yang masih di bawah umur ketika menginap di rumahnya.

Baca juga: Pembelian BBM Jenis Pertalite dan Biosolar Dibatasi, Wali Kota Palangkaraya Keluarkan Surat Edaran

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Lokal, Pemprov Kalteng Gelar Kalteng Expo Skala Nasional di Palangkaraya

Baca juga: Ayah Tega Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Palangkaraya, Pelaku Terancam Penjara 15 Tahun

Perbuatan cabulnya tersebut ternyata dilakukan pelaku saat sang istri tertidur pulas dengan cara mengancam hingga melakukan bujuk rayu kepada korban.

Dengan jurus bujuk rayu itu, si korban yang masih berusia 16 tahun, tidak bisa menolak ajakan pelaku karena diancam sang pelaku yang masih pamannya itu.

Akibat perbuatannya, kini pelaku diringkus jajaran Polsek Kusan Hilir mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Tanahbumbu AKBP Tri Hambodo SIK, melalui Kasi Humas AKP H I Made Rasa didampingi Kapolsek Kusan Hilir Ipda Rachmat STrk, Rabu (6/6/2022) membenarkan penangkapan tersangka perundungan anak di bawah umur tersebut.

"Pelaku ini masih pamannya korban, tetapi tega menodai korban dengan bujuk rayunya," katanya, Rabu (6/7/2022).

Penangkapan itu setelah ada laporan rudapaksa tersebut ke Mapolsek Kusan Hilir.

Pelaku berinisial SH (22) merupakan warga Kusan Hilir Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu.

Pelaku ditangkap pada Senin (5/6/2022) sekitar pukul 14.30 wita oleh Unit Reskrim Polsek Kusan Hilir di Jalan Provinsi Desa Betung Kecamatan Kusan hilir, saat sedang bersantai.

Terakhir, perbuatan nista itu dilakukan pelaku saat korban menginap di rumahnya, ketika sang istri sudah tertidur lebih dulu.

Ditambahkan Kanit Reskrim polsek Kusan Hilir, Aiptu Donni aksi pelaku bukan yang pertama kali namun sudah berkali-kali dan terakhir dilakukan di rumahnya.

"Pelaku mengaku tidak puas dengan istrinya, sehingga membujuk korban untuk melayaninya saat istrinya tertidur pulas. Jadi si pelaku ini mengancam korban dengan iming-iming tidak akan diberi uang dan kuota internet dan sebagainya bila tak melayaninya," katanya.

Iming-iming itu selalu diberikan lantaran korban dari keluarga yang kekurangan sehingga dengan alasan tersebut, korban melayani pelaku.

rudapaksa broo kalsel
Tersangka Kasus Persetubuhan di Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan yang diamankan polisi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 81 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2014 Peraturan perundang-undangan No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang telah di tetapkan sebagai UU No17 Tahun 2016. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Imingi-iming Uang dan Kuota Internet, Jadi Modus Paman di Tanbu Rudapaksa Keponakan di Bawah Umur

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved