Berita Palangkaraya

PKL Pasar Besar Palangkaraya Ditertibkan, Lalulintas Kendaraan Jalan Jawa dan Bangka Tak Lagi Macet

Jalanan kawasan pasar besar menjadi lebih lancar, pasca dilakukannya penataan dan penertiban pada kawasan Pasar Besar Palangkaraya.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Situasi kawasan Pasar Besar Jalan Jawa dan Jalan Bangka lengan dan lancar setelah pedagang kaki lima di relokasi. orang, Jumat (1/7/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penertiban pedagang di kawasan Pasar besar Palangkaraya direspon positif warga, karena kondisi jalan menjadi lengang, setelah pedagang direlokasi.

Namun diharapkan, hal tersebut terus diawasi sehingga pedagang yang direlokasi tertib dan tidak adalagi pedagang baru yang menempati lokasi lama.

Jalanan kawasan pasar besar menjadi lebih lancar, pasca dilakukannya penataan dan penertiban pada kawasan Pasar Besar.

Terlebih para pedagang yang terkena penataan dan penertiban, disediakan pula tempat berjualan yang lebih memadai.

Baca juga: Seribu Lebih Tenaga Kontrak Kotim Tidak Lulus Tes, Bupati H Halikinnor Minta Tekon Berwirausaha

Baca juga: 220 Atlet Catur Kalteng Ikuti Kejurprov di Sampit, Bupati Kotim H Halikinnor Sebut Ekonomi Bergairah

Baca juga: Porprov Kalteng 2023, Kotim Jadi Tuan Rumah Stadion 29 Nopember Disulap Berstandar Nasional

Lokasi penataan di Pasar Besar, Jalan Jawa dan Jalan Bangka, Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Para pedagang yang menggunakan mobil pikap telah dipindah lokasi berjualannya di Pasar Pahandut Indah.

Lebih lancarnya jalanan pasar, pun membuat warga yang melintas sedikit lebih lega.

Seperti halnya, salah seorang Pembeli, Engko mengatakan jalanan di Pasar Besar saat ini terlihat lebih tertata.

“Ya kemarin banyak pedagang yang berjualan pada badan jalan, saat ini sudah lebih rapi dan jalanan pasar pun terlihat lebih bersih dan luas,” ujarnya, Jumat (1/7/2022).

Engko menambahkan, ia merasa lebih nyaman dengan adanya penataan pada Pasar Besar.

“Lebih nyaman pasti, kalau sebelum ditata kan lahan parkir susah. Karena ada pedagang yang berjualan pada badan jalan, jadinya jalan jadi sempit,” terangnya.

Selain itu, Engko mengatakan dulu para pembeli memarkirkan kendaraannya atau berhenti di jalan.

“Dulu sering sekali pembeli berhenti dipinggir jalan, sedangkan Jalan Bangka dan Jalan Jawa itu dua arah. Akhirnya terjadi kemacetan,” tuturnya.

Pada tempat yang sama, Pengunjung, Dayat menegaskan kawasan Jalan Bangka dan Jalan Jawa lebih lengang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved