Berita Palangkaraya

Operasi Ketupat Telabang 2022 oleh Ditlantas Polda Kalteng, Sebanyak 3.153 Pelanggaran

Operasi Ketupat Telabang 2022 yang dilakukan Polda Kalteng, pelanggaran dan angka kecelakaan mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Humas Polda Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Dirlantas Polda Kalteng, Kombes Pol Heru Sutopo. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Operasi Ketupat Telabang 2022 yang dilakukan Polda Kalimantan Tengah telah berakhir selama 4 hari.

Terhitung selama 10 hari pelaksanaan operasi tersebut, mulai 28 April hingga 8 Mei 2022.

Operasi Ketupat Telabang bertujuan mengamankan jalannya arus mudik dan arus balik saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H di Kalimantan Tengah.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Drs Nanang Avianto melalui Dirlantas Polda Kaltenh, Kombes Pol Heru Sutopo mengatakan, terjadi peningkatan jumlah kendaraan saat Hari Raya Lebaran.

“Jika dibandingkan dengan 2021, pada 2022 terjadi penambahan jumlah kendaraan yang melakukan perjalanan,” terangnya, Jumat (13/5/2022).

Ia menambahkan, hal tersebut dikarenakan adanya peraturan dari pemerintah yang memperbolehkan masyarakat Indonesia khususnya Kalimantan Tengah untuk melakukan mudik.

Baca juga: Operasi Ketupat Telabang Tahun 2022 Kalteng, Jumlah Pelanggaran Bertambah 458 Dibanding Tahun 2021

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Ditlantas Polda Kalteng, saat operasi berlaku sebanyak 32 kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Hal tersebut berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya, dimana laka lantas terjadi sebanyak 18 kasus, cenderung sedikit.

Tak hanya itu, jumlah pelanggaran pada 2022 terjadi peningkatan dibanding 2021.

“Kalau 2021 jumlah pelanggar sebanyak 2.695, sedangkan pada 2022 sebanyak 3.153 pelanggar yang tercatat Ditlantas Polda Kalteng,” paparnya.

Baca juga: Polda Kalteng Siapkan 48 Pos Pengamanan, Terjunkan 900 Personel Dalam Operasi Ketupat 2022

Baca juga: Operasi Ketupat Telabang 2022, Polda Kalteng Turunkan Personel Memantau Tempat Keramaian

Dirlantas mengatakan, bertambahnya jumlah pelanggar dikarenakan para pengguna jalan tidak menaati peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Adanya peningkatan pada jumlah kecelakaan dan pelanggaran, berbanding lurus dengan bertambahnya jumlah kendaraan yang melakukan perjalanan di Kalimantan Tengah.

Meski begitu, Kombes Pol Heru Sutopo mengapresiasi seluruh kinerja personel yang bertugas.

“Seluruh personel yang bertugas saat Operasi Ketupat Telabang 2022, nantinya akan kita lakukan evaluasi kembali,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved