Arus Balik dan Isoman, PNS & Karyawan Swasta Diimbau WFH Selama Seminggu Mulai Senin 9 Mei 2022

Tak hanya ASN/PNS, karyawan swasta juga diimbau untuk sementara menerapkan work from home (WFH) mulai Senin 9 Mei 2022 besok

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Style
Ilustrasi PNS yang disarankan melakukan WFH selama seminggu mulai Senin 9 Mei 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Tak hanya ASN/PNS (Aparatur Sipil Negara/Pegawai Negeri Sipil), karyawan swasta juga diimbau untuk sementara menerapkan work from home (WFH) mulai Senin 9 Mei 2022 besok.

Tujuannya adalah mengurangi arus balik Lebaran 2022 atau Idul Fitri 2022.

Adalah Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang kali pertama mengusulkan pemerintah menerapkan kembali kebijakan work from home (WFH) selama seminggu mulai 9 Mei 2022 besok.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo lantas mendukung saran Kapolri.

Tak hanya untuk ASN/PNS, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah juga mendukung, bahkan menyarankan juag diterapkan untuk karyawan swasta.

Baca juga: Kendaraan Lewat Jalan Trans Kalimantan Bertambah, Puncak Arus Balik Diperkirakan 6-8 Mei 2022

Baca juga: H+5 Arus Balik Idul Fitri di Terminal WA Gara Palangkaraya, Penumpang Datang Meningkat

Baca juga: 23 Kelurahan Kota Palangkaraya Masuk Zona Hijau, Usai Lebaran 2022 Penyebaran Covid-19 Melandai

“Saya setuju dengan pendapat Kapolri agar instansi pemerintah menerapkan kebijakan WFH. Seluruh PPK diharapkan mengatur pembagian jadwal agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujar Menteri PANRB Tjahjo Kumolo dikutip dari laman MenPANRB,kemarin.

Tjahjo Kumolo menegaskan, WFH tidak akan mengganggu pelayanan, urusan administrasi, serta layanan pemerintahan lainnya.

Kini, instansi telah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memungkinkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja tanpa batas ruang dan fleksibel menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini.

Selain itu virus Covid-19 hingga kini belum hilang sepenuhnya dari Indonesia.

Penerapan WFH juga dinilai sebagai ide yang baik setelah para ASN/PNS dan keluarganya kembali dari kampung halaman.

Sistem kerja dari rumah juga bisa dijadikan kesempatan untuk isolasi mandiri selama beberapa hari kedepan.

“WFH juga bisa jadi kesempatan untuk isoman agar mencegah adanya pertambahan kasus Covid-19,” ungkap Tjahjo Kumolo

Sebelumnya, Jenderal Listyo Sigit menyarankan instansi pemerintah dan swasta untuk menerapkan kebijakan WFH setelah momen lebaran berakhir.

Jenderal Listyo  Sigit mengatakan kebijakan WFH dapat diterapkan selama satu minggu setelah arus balik libur Idulfitri.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved