Berita Palangkaraya

Hari Ke-7 Pencarian Orang Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Kahayan Masih Misterius

Pencarian orang hilang yang diduga tenggelam di Sungai Kahayan, Palangkaraya masih misterius hingga hari ke-7, dan belum menemukan titik terang

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Kepala BPBD Kota Palangkaraya saat melakukan pemantauan di lokasi bawah jembatan Kahayan terhadap korban yang diduga tenggelam di Sungai Kahayan, Palangkaraya, Sabtu (7/5/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pencarian orang hilang yang diduga tenggelam di Sungai Kahayan, tepatnya di sekitar jembatan Kahayan, Palangkaraya masih misterius.

Hari ke-7 pencarian Tim Gabungan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kota Palangkaraya, Basarnas, Emergency Responese Palangkaraya serta relawan lainnya masih belum menemukan tanda titik terang.

"Belum ada titik terang pada pencarian hari ke 7 ini. Dari rekaman CCTV pun pihak kepolisian belum ada kesimpulan," kata Ketua BPBD Palangkaraya, Emi Abriyani, Sabtu (7/5/2022).

Dia mengatakan, dalam pemantauan rekaman CCTV tersebut hanya terlihat korban yang juga merupakan seorang purnawirawan Polri ini jalan mondar-mandir saja di jembatan Kahayan.

Lebih lanjut, Emi Abriyani menjelaskan, jika pencarian dan pemantauan akan terus berlanjut meski sudah memasuki hari ke 7 pencarian bersama Tim Gabungan.

Baca juga: 6 Hari Pencarian Orang Hilang di Jembatan Kahayan Nihil, Wali Kota Fairid Naparin Semangati Petugas

Baca juga: Petugas Gunakan Anjing Pelacak, Bantu Pencarian Orang Hilang Sekitar Jembatan Kahayan Palangkaraya

"Memang protap kita, jika menggunakan sumber daya pemerintah diberikan batas 7 hari. Tetapi 7 hari ini tidak dihentikan. Kita akan tetap melakukan pemantauan," tutur Emi Abriyani kepada Tribunkalteng.com.

Apabila ada temuan terbaru tim gabungan tersebut akan turun bersama kembali untuk melakukan evakuasi.

"Besok kita akan tetap melakukan pemantauan. Jadi tidak tergabung lagi dalam satu tim. Jika dinyatakan hilang itu adalah (tupoksi) Basarnas," terangnya.

Sebelumnya, korban yang bernama Yunita Sandi itu diketahui hilang karena ada laporan pihak keluarga.

Baca juga: Orang Tenggelam di Sungai Kahayan, Tak Ada Saksi Sulitkan Petugas Lakukan Pencarian Korban

Saat motor Beat bewarna hitam dengan nomor polisi (Nopol) KH 4614 TS ditemukan masyarakat di Jembatan Kahayan, masih dengan helm dan kunci motor namun Yunita Sandi tidak ada ditempat.

Berbagai upaya tengah dilakukan untuk menemukan korban tersebut, seperti dengan menggunakan sonar, anjing pelacak.

Serta memantau rekaman CCTV, hingga menyusur area Sungai Kahayan dengan perahu karet dan saat ini Tim Gabungan mencari bersama-sama namun belum menemukan titik terang. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved