Berantas Narkoba di Kalteng

Daerah Pertambangan dan Kebun Sawit Sasaran Empuk Peredaran Narkoba di Kalteng

Sejumlah titik yang dirasa tepat sebagai sasaran empuk peredaran narkoba,diantaranya adalah wilayah pertambangan dan kebun sawit yang ada di Kalteng

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM/PANGKAN BANGEL
Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto pimpin pers rilis dan pemusnahan barang bukti sabu sebanyak 7,1 Kg di Mapolda Kalteng, Jumat (22/4/2022) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Ada sejumlah titik yang dirasa tepat sebagai sasaran empuk peredaran narkoba di Kalimantan Tengah (Kalteng). Diantaranya adalah wilayah Pertambangan dan kebun sawit.

Hal itu diungkapkan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Drs Nanang Avianto melalui Dirresnarkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo.

“Para pengedar diduga menyasar pada wilayah Pertambangan dan kebun sawit, karena berada di daerah yang cukup jauh dari keramaian,” ujarnya usai kegiatan pemusnahan sabu di Mapolda Kalteng, Jumat (22/4/2022).

Polda Kalteng melalui Dirresnarkoba Polda Kalteng dan Polres di Kalimantan Tengah, telah berhasil mengungkap sebanyak 106 kasus tindak pidana narkoba.

Dari 106 kasus yang berhasil diungkap, terdapat 134 tersangka yang berhasil diamankan pada Maret hingga April 2022.

Baca juga: Modus Baru Pengedar Narkoba di Kalteng, Dimasukkan Dalam Kaleng Pakan Burung Hingga Bungkus Teh

Dengan kasus peredaran terbesar di Lamandau, yang berhasil digagalkan sebanyak 4,2 Kg Sabu oleh Satresnarkoba Polres Lamandau, pada Sabtu (2/4/2022).

Seluruh barang yang berhasil diamankan pun dilakukan pemusnahan di Mapolda Kalteng.

Lokasi tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km 1, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Menurut Dirresnarkoba, pengungkapan pada Maret hingga April cukup besar.

Bahkan di Kepolisian Daerah (Polda) lainnya juga mengalami hal yang sama.

“Polda Jawa Timur kemarin berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba sebanyak 31 Kg, yang diduga hendak dikirimkan ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan,” ungkap Kombes Pol Nono.

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Polres Bartim Musnahkan 498 Gram Sabu & 18 Pil Ineks Milik Tersangka Asal Sampit

Baca juga: BREAKING NEWS, Sabu 7,1 Kg Dimusnahkan, Pengungkapan Kasus oleh Polda Kalteng Maret Hingga April

Selain itu terdapat 1 modus yang dilakukan oleh tersangka dalam membawa narkotika jenis sabu ke Kalimantan Tengah, dengan cara memasukkan barang bukti sabu ke dalam kaleng pakan burung yang berasal dari Jawa.

“Setelah diperiksan oleh petugas ternyata barang tersebut adalah sabu,” ujar Kombes Pol Nono.

Ungkapnya, barang dikirim menggunakan kapal laut dari Jawa menuju Kalteng melalui Sampit.

Dari keseluruhan tersangka yang merupakan pengedar dan kurir, akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) JO pasal 112 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun penjara dan denda satu miliar rupiah dan maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup atau mati dengan denda 10 miliar rupiah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved