Ramadhan 2022

Jelang Bulan Ramadhan, Muslim Palangkaraya Ramai Berziarah ke Tempat Pemakaman Umum

Menjelang bulan suci Ramadhan, para umat Islam tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah puasa.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Jelang Ramadhan 2022, warga Kota Palangkaraya melaksanakan ziarah dengan memanjatkan doa serta membersihkan makam keluarga yang meninggal, Minggu (27/3/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Menjelang bulan suci Ramadhan 2022, umat Islam tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah puasa.

Menahan lapar, haus dan nafsu seksual merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan saat menjalankan puasa Ramadhan.

Bulan suci Ramadhan 2022 atau ibadah puasa, diperkirakan akan dimulai pada Sabtu (2/3/2022) 

Beberapa hari menjelang bulan puasa, umat Islam di Kota Palangkaraya melaksanakan ziarah ke makam.

Tempat Pemakaman Umum (TPU) berlokasi di Jalan Yusuf Arimatea Tjilik Riwut Km 12, Bukit Tunggal, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kaomantan Tengah.

Baca juga: Selama Bulan Ramadhan, Masjid Nurul Islam Palangkaraya Adakan Buka Puasa dan Tadarusan

Baca juga: Jelang Bulan Ramadhan Harga Beberapa Sembako di Palangkaraya Masih Fluktiatif

Baca juga: Lapas Perempuan Palangkaraya Mengikuti Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-58

Warga, Zulfikar mengatakan, ia dan keluarganya akan berziarah ke makam keluarga sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

“Saya berziarah ke makam bapak dan ibu sebelum puasa, karena sudah meninggal beberapa tahun yang lalu,” ujarnya saat dibincangi Tribunkalteng.com, Minggu (27/3/2022).

Zulfikar mengatakan, ziarah merupakan tradisi yang sudah ada sejak ia masih kecil.

“Kalau dulu saya bersama bapak dan ibu berziarah ke makam kakek, sekarang saya bersama anak dan istri saya berziarah ke makam mereka,” terang Zulfikar.

Di tempat yang sama, salah seorang warga, Hidayat pun melaksanakan ziarah ke makam keluarganya.

“Saya berziarah ke makam ayah yang meninggal beberapa bulan lalu, kali ini suasana Ramadhan tanpa ayah cukup membuat saya sedih,” ungkap Hidayat.

Hidayat datang bersama istri dan kedua anaknya ke makam sang ayah.

“Biasanya saat ziarah, kami memanjatkan doa dan memebersihkan makam dari rumput atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar makam,” terangnya.

Doa yang dipanjatkan adalah memohon kepada Allah agar dosa-dosa almarhum/almarhumah diampuni.

Tradisi ziarah ke makam keluarga sebelum bulan Ramadhan biasa dilakukan sebagian umat Islam. 

Meskipun begitu, menurut Hidayat ziarah tidak perlu menunggu momen Ramadhan.

“Saya berziarah kapan pun saya mau, tidak perlu menunggu bulan Ramadhan,” tutup Hidayat. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved