Dukung IKN Nusantara, Jenderal Dudung Akan Tertibkan WA Group TNI AD Usai Disentil Presiden Jokowi

Sebagai aparatur negara dan "sistem komando" di TNI, tentu keputusan apalagi sudah disepakati oleh pemerintah dan DPR haruslah diamankan

Editor: Dwi Sudarlan
Istana Kepresidenan/Agus Suprapto
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Jenderal Dudung akan menertibhkan WAG internal TNI AD usai sentilan Pesiden Jokowi soal IKN Nusantara. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Perpindahan ke Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara sudah diputuskan DPR dan pemerintah, namun polemik masih terjadi di WA Group internal TNI, Jenderal Dudung pun akan menertibkan.

Sebagai aparatur negara dan "sistem komando" di TNI, tentu keputusan apalagi sudah disepakati oleh pemerintah dan DPR haruslah diamankan bukan diperdebatkan.

Namun, ternyata masih pro dan kontra di perbincangan WhatsApp Group (WAG) internal TNI.

Tragisnya, Presiden Jokowi (Joko Widodo) mendapat laporan soal polemik tersebut sehingga menyentil saat memberikan sambutan dalam Rapim TNI Polri.

Baca juga: Komentar Candaan Netizen Soal Gempa Paser Magnitudo 4,5 di Dekat IKN Nusantara

Baca juga: Dukung IKN Nusantara, Ormas Dayak se-Kalimantan Bikin Petisi: Libatkan Masyarakat Adat

Baca juga: Jenderal Dudung Tahan Staf Khusus KSAD & Teman Satu Angkatan di Akmil, Brigjen TNI Junior Tamilaar

Menyikapi sentilan Presiden Jokowi yang juga Panglima Tertinggi TNI-Polri, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan pihaknya akan menertibkan WAG di internal TNI AD.

Hal itu disampaikan Jenderal Dudung dalam Rapim TNI AD tahun 2022 di Mabesad, Jakarta, Rabu (2/3/2022).

"Ada penekanan khusus dari Bapak Presiden masalah di WA grup yang masih membicarakan tentang IKN, pada prinsipnya TNI AD mendukung penuh pemerintah program pemindahan ibu kota ke Kalimantan dan ini sudah final," kata Jenderal Dudung.

Ia menambahkan, bahwa apapun nanti yang akan terjadi selama proses pemindahan, TNI AD akan mengikuti dan juga mempersiapkan untuk pindah ke Kalimantan.

Selain itu, Jenderal Dudung mengatakan bahwa dalam Rapim TNI AD ini akan dibahas terkait perkembangan situasi dan permasalahan terkini soal kenaikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat.

Untuk itu, Jenderal Dudung menyebut TNI AD siap mendukung program pemerintah soal food estate di berbagai daerah mulai dari NTT, Kalimantan dan berbagai daerah lainnya.

"Bagaimana program-program TNI AD yang mendukung bagaimana meningkatkan perekonomian dari dampak Covid-19," jelas Dudung.

 Sebelumnya, Presiden Jokowi menyentik WAG di kalangan TNI-Polri didisiplinkan.

Presiden mengaku mendapat laporan percakapan di WAG TNI-Polri. 

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Rapim TNI-Polri, Selasa, (1/3/2022). 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved