Berita Palangkaraya

Narkoba di Kalteng, 1,15 Kg Sabu Dimusnahkan, BNN Ungkap 3 Kasus dan Tetapkan 8 Tersangka

Narkoba di Kalteng, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, melaksanakan pemusnahan barbuk sebanyak 1,15 kg sabu, Selasa (1/3/2022).

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Narkoba di Kalteng. Pemusnahan barang bukti narkotik jenis sabu sebanyak 1,15 Kg dimusnahkan oleh BNN Kalteng, Selasa (1/3/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Narkoba di Kalteng, Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (BNN Kalteng), melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika, Selasa (1/3/2022).

Pemusnahan berlokasi di Jalan Tangkasiang Nomor 12, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kalimantan Tengah (BNN Kalteng), Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengatakan pemusnahan barang bukti mengikuti aturan Undang-Undang.

“Seluruh sitaan barang bukti yang berhubungan dengan narkotika harus dimusnahkan,” ujarnya.

Dalam kurun waktu Januari hingga Februari, BNN Kalteng mengungkap 3 kasus peredaran narkotika di Kalimantan Tengah.

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Jadi TO BNN RI, Pengedar Sabu dari Kalbar Dibekuk Depan Stadion Tuah Pahoe

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Warga Banjarbaru Dibekuk Polres Bartim, Miliki 513,6 Gram Sabu & 40 Pil Ekstasi

Baca juga: Pengendara Motor Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Jalan Wilem AS Palangkaraya

“Dari tiga kasus yang diungkap, barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 1,15 Kg. Dengan 8 orang tersangka,” ungkap Kepala BNN Kalteng.

Ia pun memaparkan mengenai para tersangka, 1 orang berada di Kabupaten Pulang Pisau.

Selain itu, terdapat 2 orang oknum yang berada di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Palangkaraya masih dalam proses.

“Dan 5 orang berhasil diamankan di Kota Palangkaraya, oleh karena itu kami mengharapkan pemberantasan narkoba terus berlanjut,” ujar Roy Hardi Siahaan.

Di satu sisi, peredaran narkotika bukan semakin sedikit, malah semakin merajalela di Kalimantan Tengah.

“Kami dalam sisi pemberantasan, akan terus mengungkap bahkan mendeteksi kasus-kasus tersebut,” jelas Brigjen Pol Roy Hardi.

Ia menambahkan BNN Kalteng sedang mencari cara untuk mencegah peredaran narkotika.

“Pencegahan akan dilakukan melalui program fungsi pencegahan. Bagi mereka yang terlanjur menggunakan akan di rehabilitasi,” ungkap Kepala BNN Kalteng.

Berikut merupakan rangkaian acara pemusnahan narkotika yang berhasil diungkap oleh BNN Kalteng. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved