Berita Kalteng

Antisipasi Varian Baru Omicron, Dinkes Kalteng Siapkan 650 Tabung Oksigen dan 1.627 Ruang Isolasi

Pemerintah Kalimantan Tengah memberikan atensi tinggi terhadap kasus Covid-19 varian Omicron dengan menyiapkan oksigen dan ruang isolasi.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
faturahman/tribunkalteng.com
Kadiskes Kalteng, Suyuti Samsul. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pemerintah Kalimantan Tengah memberikan atensi tinggi terhadap kasus Covid-19 Varian Omicron dengan menyiapkan oksigen dan ruang isolasi.

Kasus Omicron terdeteksi masuk Indonesia, hal ini menjadi kekhawatiran pemerintah jika penyebarannya berlangsung dengan cepat.

Dalam mengantisipasi agar varian baru tersebut tidak masuk ke Kalteng upaya pencegahan dilakukan dengan memaksinalkan vaksinasi, melakukan sosialsiasi 5 M serta menyiapkan ruang isolasi dan menyiapkan tabung oksigen serta obat-obatan.

Namun hingga saat ini, Kalteng belum ada laporan mengenai kasus positif Covid-19 varian Omicron.

Baca juga: Kalimantan Tengah Masih Belum Ditemukan Kasus Masuknya Covid-19 Varian Omicron

Baca juga: Fakta-fakta Vaksin Booster Lebih Ampuh Tangkal Omicron, Berlaku 12 Januari untuk 21 Juta Orang

Baca juga: RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya Gelar Vaksinasi Booster Bagi Kalangan Lansia

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Sayuti Syamsul mengkonfirmasi, hingga saat ini belum ada laporan mengenai Omicron.

“Saat pertama Covid-19 varian Omicron masuk ke Indonesia, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kasus Omicron,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh TribunKalteng.com melalui telepon seluler.

Ia menambahkan bahwa, saat ini Kalteng masih dalam kondisi yang terkendali dan kondusif dari kasus Omicron.

Tidak menyepelekan hal tersebut, Sayuti tak lelah mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Sayuti melihat, kesadaran masyarakat mulai berkurang setelah kasus Covid-19 di Kalimantan Tengah melandai.

“Akibat kasus yang melandai dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang turun level, masyarakat mulai melonggarkan kewaspadaan,” ucapnya.

Varian Covid-19 yang terus berubah-ubah, harusnya membuat masyarakat lebih waspada dan meningkatkan prokesnya masing-masing.

Selain itu, pemerintah Kalteng juga belajar dari pengalaman menangani kasus Covid-19 varian Delta.

“Ya pengalaman menangani dan mencegah penyebaran Delta, akan menjadi langkah awal mencegah penyebaran Omicron,” terang Suyuti Syamsul.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah menyiapkan kebutuhan bagi perawatan pasien Covid-19.

“Pemprov sudah mempersiapkan 1.627 ruang isolasi, 650 tabung oksigen, dan obat-obatan yang diperlukan pasien,” tutupnya.

Ia juga mengatakan, masyarakat Kalteng harus lebih disiplin lagi terhadap prokes, mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. (*)

 

 

 


 

--

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved