Berita Palangkaraya

Kalimantan Tengah Masih Belum Ditemukan Kasus Masuknya Covid-19 Varian Omicron

Hingga saat ini Selasa (4/1/2022) Kalimantan Tengah belum ada kasus orang yang terkena Covid-19 varian Omicron. Hal itu ditegaskan Kadinkes Kalteng

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Lamsi
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul, saat diwawancara usai rapat terbatas di Aula Jayang Tingang, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Bertambahnya angka terpapar Covid-19 varian Omicron di Indonesia hingga saat ini patut diwaspadai setiap wilayah, termasuk di Bumi Tambun Bungai.

Namun begitu hingga saat ini Selasa (4/1/2022) Kalimantan Tengah belum ada kasus orang yang terkena Covid-19 varian Omicron.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul seusai rapat terbatas dalam rangka penanganan Covid-19 di Kalimantan Tengah.

"Belum kita temukan kasusnya di Kalteng,” tegasnya usai rapat terbatas Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (4/1/2022).

Menurutnya, agar masyarakat tetap waspada akan varian Omicron ini, perlu diketahui dengan tes PCR bisa mendeteksi varian tersebut, jadi tidak perlu khawatir yang berlebihan.

Baca juga: UPDATE Covid-19, 10 Kasus Baru Terkonfirmasi di 5 Daerah di Kalteng Tanggal 3 Januari 2022

Baca juga: Anggota Komisi III DPRD Kalteng Minta Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 Tahun Terus Digenjot

Suyuti Syamsul menjelaskan, tes PCR tidak bisa menentukan bahwa yang positif itu virus varian apa, yang jelas baik itu varian Alpa, Delta, maupun Omicron itu bisa terdeteksi dengan PCR.

"Untuk memastikan yang terdeteksi itu baik varian Alpa, Delta, ataupun omicron adalah dengan cara Whole Genome Sequenching (pengawasan perkembangan mutasi virus,” ungkap mantan Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya.

Terkait dengan pencegahan virus Covid-19 varian Omicron ini sama dengan pencegahan varian virus Covid-19 lainnya.

Baca juga: Tingkat Penyebaran Covid-19 Kalteng Rendah Imbauan Prokes Terus Dilakukan Petugas

Dengan tetap menerapkan dan disiplin protokol kesehatan, serta menjaga kesehatan dengan baik.

"Jangankan Omicron, virus-virus lain saja yang menular melalui pernapasan masih ampuh mencegahnya dengan memakai masker," tandas Suyuti Syamsul. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved