Berita Kalteng

Cabai Rawit & Harga Tiket Pesawat Penyumbang Inflasi Tinggi di Kalteng, 2 Kota Jadi Sorotan

Meroketnya harga cabai rawit dan tiket pesawat menjelang Nataru penyebab tingginya inflasi di Kalteng pada Desember 2021

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
istimewa
Komoditas Cabai rawit menjadi penyumbang tertinggi inflasi di Kalteng selama Desember 2021 selain harga tiket pesawat. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Meroketnya harga cabai rawit dan tiket pesawat menjelang hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi penyebab tingginya inflasi di kalteng pada Desember 2021.

Dua daerah di Kalteng yakni Kota Palangkaraya dan Sampit juga mendapat sorotan karena menjadi penyumbang inflasi yang paling tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng Eko Marsoro, melalui Sub Koordinasi Fungsi Harga Konsumen dan Harga Perdagangan Besar Eva Dian Widyastutie.

“Kota Palangkaraya dan Sampit menjadi acuan inflasi dan deflasi yang terjadi di Kalteng,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Selasa (4/1/2022).

Eva Dian menjelaskan, untuk Kota Palangkaraya terjadi inflasi 0,99 persen sedangkan Kota Sampit 0,66 persen.

Baca juga: Inflasi di Kalimantan Tengah Bulan Oktober 2020-2021 mencapai angka 3,09 Persen

Baca juga: Kepala BPS Kalteng : Kenaikan Tarif PDAM Sebabkan Sampit Jadi Kota Inflasi Tertinggi di Indonesia

Sektor komuditas seperti cabai rawit pada Desember 2021 mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan

“Saat operasi pasar, kami menemukan harga cabai rawit di Pasar Kahayan mencapai Rp 150 ribu per kilonya,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk transportasi udara jelang Nataru, harga tiket pesawat lebih mahal dari biasanya.

Terlebih Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 saat Nataru dicabut.

Hal ini membuat para pengguna jasa transportasi udara meningkat.

Akibat banyaknya permintaan, maka kenaikan harga tiket pesawat pun terjadi.

“BPS melakukan pemantauan harga tiket pesawat memang naik, kita memantau mulai 18-31 Desember 2021,” ujar Eva Dian Widyastutie.

Baca juga: TPID Kalteng Gelar Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Hadapi Bulan Puasa Ramadan

Perbandingan kenaikan harga tiket pesawat dari November ke Desember, menyebabkan adanya inflasi dari sektor transportasi.

Selain itu dari 90 Kota di seluruh Indonesia, hanya ada 2 kota yang mengalami deflasi yaitu, Bukit Tinggi dan Dumai.

Pada Pulau Kalimantan, Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Selor dan Kota Palangkaraya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved