Breaking News:

Berita Kalteng

TPID Kalteng Gelar Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Hadapi Bulan Puasa Ramadan

TPID Kalteng gelar rakor bahas pengendalian inflasi daerah agar harga kebutuhan pokok bisa dikendalikan selama Ramadan nanti

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Puasa Ramasan 1442 Hijriah tinggal menghitung hari, bahkan Muhammadiyah sudah menetapkan Puasa Ramadan akan mulai dilaksanakan, Selasa (13/4/2021) lusa.

Sejumlah ibu rumah tangga di Kalimantan Tengah masih mengeluhkan, masih tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok terutama harga cabai yang belum normal.

Demikian juga tabung gas elpiji bersubsidi masih cukup tinggi dari harga eceran tertinggi yang ditetapkan Rp17.500.

Ini menjadi perhatian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Tengah dalam rapat membahas pengendalian inflasi agar diharapkan harga kebutuhan pokok bisa dikendalikan selama Ramadan nanti.

Baca juga: Polisi Amankan Pasangan LGBT Bermesraan Dalam Mobil di Stadion Senaman Mantikai Palangkaraya

Baca juga: Bacaan Doa Kamilin Ramadhan 2021 Lengkap, Dibaca Usai Sholat Tarawih Ramadhan 1442 H

Baca juga: Doa Sambut Ramadhan 2021/1442 H dari Ustaz Adi Hidayat, Sebaiknya Dibaca Usai Sholat Magrib

Sekda Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri, dalam rakor High Level Meeting (HLM) TPID se-Kalteng Tahun 2021, mengungkapkan kegiatan ini sangat strategis, wujud sinergi dan komitmen bersama menjaga tingkat inflasi daerah

 "Rakor sebagai salah satu prasyarat pertumbuhan ekonomi inklusif, berkesinambungan dan berkeadilan, apalagi jelang puasa Ramadan," ungkap Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri akhir pekan tadi di Aula Eka Hapakat, Palangkaraya.

Menjelang Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, biasanya akan terjadi peningkatan kebutuhan komoditas bahan-bahan pokok yang dapat berimplikasi kepada kelangkaan barang dan kenaikan harga.

"Ini, harus mendapatkan perhatian khusus dari TPID Provinsi Kalteng, dengan mempersiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran pasokan bahan pokok," ujarnya.

Ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok harus perhatikan bersama agar tidak memicu masalah kelangkaan dan kenaikan harga di tengah meningkatnya permintaan di bulan puasa dan Hari Raya.

Pertemuan High Level Meeting TPID se-Kalteng diselenggarakan secara hybrid, kombinasi secara daring atau online melalui konferensi video dan secara tatap muka langsung terbatas atau luring .

Pertemuan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, termasuk harus terlebih dahulu mengikuti atau menunjukkan hasil rapid test swab antigen negatif.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved