Breaking News:

Berita Kalteng

Warga Pelangsian Sampit Kotim Geger Temuan Tulang-belulang Manusia di Gundukan Pasir

Warga Desa Pelangsian Sampit Kecamatan Mentawa Baru Hilir Kabupaten Kotawaringin Timur digegerkan penemuan tulang-belulang manusia di tumpukan pasir.

Editor: Fathurahman
Kades Pelangsian untuk Tribunkalteng.com
Warga yang bermukim di Desa Pelangsian Sampit Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur digegerkan penemuan tulang-belulang manusia di tumpukan pasir yang baru dibeli warga untuk merehab rumah. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Warga yang bermukim di Desa Pelangsian Sampit Kecamatan Mentawa Baru Hilir Kabupaten Kotawaringin Timur digegerkan penemuan tulang-belulang manusia di tumpukan pasir yang baru dibelinya.

Amang Imis, panggilan warga Gang Damai Desa Pelangsian Sampit, tidak menyangka saat membeli pasir untuk memperbaiki rumahnya secara tidak mengaja menemukan tulang-belulang manusia di gundukan pasir yang baru dibelinya tersebut.

Imis tidak menyangka, pasir yang dibelinya satu truk dari Desa Bangkal arah Sampit-Pangkalanbun yang diangkut truk pasir tersebut ternyata saat pasir diampar dihalaman rumahnya oleh sopir bagian dalam pasir terdapat tulang -belulang manusia.

Kontan saja, warga setempat geger dan mendatangi ke rumah imis untuk melihat secara langsung penemuan tulang belulang manusia diduga berjenis kelamin wanita berumur belasan tahun tersebut.

Baca juga: BPN Kota Palangkaraya Targetkan PTSL 1.636 Selesai Hingga Akhir Tahun 2021

Baca juga: NEWS VIDEO, Tujuh Tahun Ditimbun Pasir Jalan Bukit Palangka Palangkaraya Belum Juga Diaspal

Baca juga: Kapolresta Palangkaraya Apresiasi Kesiapan Kilinton Sihombing Jadi Relawan di Papua

Kepala Desa (Kades) Pelangsian Sampit, Ismail, kepada Tribunkalteng.com,  Jumat (10/12/2021) membenarkan kejadian penemuan tulang- belulang wanita dan terdapat kain seperti jilbab disekitar jenazah tersebut di gundukan pasir di Gang Damai Desa Pelangsian Sampit.

"Kejadiannya, Kamis (9/12/2021) kemarin, di rumah Amang Imis warga kami. Dia beli pasir untuk merehab rumahnya untuk masang keramik ternyata di pasir yang dibelinya terdapat tulang-belulang perempuan diduga berumur belasan tahun masih ada pakaiannya juga Jilbabnya," ungkapnya.

Lebih jauh Ismail, mengungkapkan, saat mendapat kabar tersebut dia langsung ke TKP."Saya liat tulang-belangnya sudah tidak ada dagingnya, benar-benar tinggal tulang yang sudah terpisah dari tungkainya namun sepertinya masih lengkap bagian-bagiannya," katanya.

Karena, bagian batok kepalanya masih ada, demikian juga tulang kaki dan dan lainnya sepertinya masih lengkap."Temuan itu, kami laporkan kepada Camat Ketapang lalu lapor juga ke Polres Kotim dan Polsek Ketapang Sampit," ujarnya.

Akhirnya, diperiksa oleh Tim Inapis dan tulang-bekulang manusia tersebut diangkut ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kami belum tau lagi perkembangannya saat ini, karena sudah ditangani Polisi," tetangnya.

Sementara itu, Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Haris Jakkin, mengatakan, Kasusnya masih ditangani Satreskrim Polres Kotim."Masih ditangani Reskrim, maaf saya masih di luar kota," ujarnya saat dihubungi via Telepon selularnya. (*)

 


 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved