Berita Kalsel

Cekcok Soal Harga Tanah Diduga Permicu Warga Tabalong Kalsel Ini Lukai Korban Pakai Parang

Perkelahian berdarah terjadi di kebun karet di Desa Bongkang Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Editor: Fathurahman
Humas Polres Tabalong
Pelaku penganiayaan MN alias Udin (39) dan barang buktinya. 

TRIBUNKALTENG.COM, TANJUNG -Perkelahian berdarah terjadi di kebun karet di Desa Bongkang Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Informasi  beredar perkelahian dipicu kesalahpahaman pembicaraan soal harga jual tanah kebun karet.

Saat itu, MN alias Udin pelaku penganiyaan menanyakan harga jual tanah kebun karet milik MDI seluas 1,5 Ha.

Belum jelas sebabnya,  saat itu ada terjadi kesalahpahaman antara kedaunya berujung perkelahian mengakibatkan MDI luka robek dengan kiri dan telapak tangan kanan akibat senjata tajam milik Udin.

Diduga Udin melakukan penganiyaan terhadap MDI yang menyebabkan korban mengalami luka robek akibat tebasan parang milik MN alias Udin (39).

Baca juga: Warga Kota Palangkaraya Minim Menjadi Pendonor Darah Aktif, Berdampak pada Stok Darah

Baca juga: Rawan Kemacetan, Dishub Kota Palangkaraya Gatur Lalu Lintas di Depan Hotel Fovere

Baca juga: Upaya Menyelesaikan Tumpang Tindih Lahan Pemprov Kalteng Menggunakan Kebijakan Satu Peta

Akibat tindakan Udin yang melukai korban, kini pelaku penganiayaan tersebut mendekam di sel Polres Tabalong.

Pelaku mengatakan dia merupakan warga Desa Bongkang Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dia ditangkap di rumahnya, Selasa (7/12/2021) sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Petugas gabungan Satreskrim Polres Tabalong dan Polsek Haruai yang menangkap pelaku juga menyita barang bukti berupa 1 bilah senjata tajam jenis parang panjang 56 cm dengan gagang terbuat dari kayu beserta kumpangnya.

Dugaan tindak pidana penganiayaan ini terjadi di sebuah kebun di Desa Bongkang.

Dimana pelaku melukai korban inisial MDI (57), warga Desa Jaro Kecamatan Jaro, Tabalong.

Dimana korban alami luka robek di bagian lengan sebelah kiri dan luka robek di telapak tangan bagian kanan akibat senjata tajam yang digunakan pelaku MN, saat terjadi perkelahian di lokasi kebun karetnya, Minggu (5/12/2021) sekitar pukul 08.30 Wita.

Aksi perkelahian antara MN dan MDI sempat dilerai istri korban yang akhirnya MN meninggalkan TKP.

Namun saat itu korban sudah alami luka-luka.

Melihat suaminya alami luka, maka dirinya meminta pertolongan kepada sang anak dan langsung melarikan korban ke Puskesmas Haruai untuk diberikan perawatan medis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved