Berita Palangkaraya

Warga Kota Palangkaraya Minim Menjadi Pendonor Darah Aktif, Berdampak pada Stok Darah

Tingkat partisipasi warga Kota Palangkaraya menjadi pendonor darah aktif masih minim, berdampak pada stok persediaan darah di Kota Palangkaraya

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Lamsi
Petugas medis mengambil darah anggota TNI pada acara bakti sosial donor darah dalam rangka memperingati Hari Juang ke-76 TNI AD, di Aula Makorem 102/Panju Panjung Kota Palangkaraya, Kamis (9/12/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Tingkat partisipasi warga Kota Palangkaraya menjadi pendonor darah aktif masih minim.

Hal tersebut berdampak pada stok persediaan darah di Kota Palangkaraya selalu kurang dan tidak bisa memenuhi kebutuhan bagi yang memerlukan.

Dari target sekitar 1.500 kantong darah perbulan sedangkan yang tercapai hanya sekitar 1.100 kantong darah saja perbulan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pencari dan Pelestarian Donor Darah Unit Transfusi Darah Kota Palangkaraya Caesar Nopriantony.

"Kami PMI Kota Palangkaraya kekurangan stok darah tentu masih kurang dai target tersebut," ucapnya kepada Tribunkalteng.com, pada acara donor darah di Aula Makorem 102/Panju Panjung, Kamis (9/12/2021).

Caesar Nopriantony mengatakan, faktor minimnya minat donor darah masyarakat Kota Palangkaraya ini rendah, kebanyakan mendonor jika hanya ada yang membutuhkan.

Baca juga: Rawan Kemacetan, Dishub Kota Palangkaraya Gatur Lalu Lintas di Depan Hotel Fovere

Baca juga: Pemanfaatan Ruang Tak Sesuai Rencana Tata Ruang Kota Palangkaraya Bisa Dikenakan Sanksi

"Jika ada yang memerlukan maka baru akan mendonorkan darahnya tersebut," tambahnya.

PMI Kota Palangkaraya, selalu berupaya mensosialisasikan terkait dengan donor darah dan selalu menjalin kerjasama ke instansi-instansi yang ingin mengadakan donor darah.

"Seperti hari ini yang kita lakukan PMI bekerjasama dengan Korem 102/Panju Panjung untuk mengadakan acara donor darah," ujarnya.

Ia juga mengatakan, golongan darah yang paling jarang atau paling sedikit didapat stoknya adalah A dan AB.

"Karena jumlah populasi masyarakat yang memiliki golongan darah tersebut sedikit dibandingkan jumlah populasi masyarakat yang memiliki darah selain A dan AB tersebut," ungkap Caesar Nopriantony.

Baca juga: Ini Harapan Ketua PCNU Kota Palangkaraya Ustaz Syahrun pada Muktamar NU Digelar 23-25 Desember

Baca juga: Pelatihan Bercocok Tanam Hidroponik Upaya Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Palangkaraya

Caesar Nopriantony mengharapkan kepada masyarakat Kota Palangkaraya agar jangan takut untuk mendonorkan darahnya, karena itu juga bermanfaat bagi kesehatan si pendonor.

"Jangan takut untuk mendonorkan darah karena setetes darah sangat berharga bagi masyarakat yang membutuhkan," bebernya.

Ia juga berharap acara seperti yang dilakukan oleh Korem 102/Panju Panjung ini juga dapat ditiru oleh instansi lainnya untuk ketersediaan stok darah di Kota Palangkaraya.

"Kami berterimakasih kepada Korem 102/Panju Panjung atas kerjasamanya untuk mengadakan donor darah hari ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved