Breaking News:

Berita Kalteng

APBD Murni 2022 Rp5,1 Triliun, Sugianto Sabran Berharap Realisasi Anggaran 30 Persen Triwulan I

APBD Murni 2022 Rp5,1 Triliun, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Berharap Realisasi Anggaran 30 Persen Triwulan Pertama

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, meninggalkan Aula Jayang Tingang usai acara penyerahan DIPA dan TKDD Tahun 2022 Provinsi Kalteng, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengungkapkan, APBD Murni Pemprov Kalteng 2022 sebesar Rp5,1 triliun, berharap realisasi anggaran tercapai 30 persen di triwulan pertama.

H Sugianto Sabran menjelaskan APBD Murni 2022 Pemprov Kalteng baru disahkan, Selasa (30/11/2021) malam.

Hal itu terungkap saat kegiatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan daftar alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) 2022 Provinsi Kalimantan Tengah.

“Mengenai pengesahan APBD Murni 2022 antara DPRD, eksekutif, dan legislatif, sudah mencapai kesepakatan. Total nilai APBD mencapai Rp5,1 triliun, naik dari tahun kemarin,” jelasnya, di Aula Jayang Tingang, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, APBD 2022 kabupaten/kota nantinya dapat terserap di triwulan pertama dengan realisasi berkisar di angka 30 persen.

“Paling tidak Januari sudah ada backup 30-50 persen dilaksanakan pada triwulan pertama. Supaya belanja daerah dapat bergulir di tengah masyarakat,” jelas Sugianto Sabran.

Baca juga: Pemprov Kalimantan Tengah Tetapkan UMP 2022 Sebesar Rp2.922.516, Naik hanya Rp19.372

Baca juga: Willy M Yoseph Sebut 478 Desa di Kalimantan Tengah Belum Teraliri Listrik

Baca juga: Momentum Hari Pahlawan Refleksi Semangat Bagi Kaum Muda Kalimantan Tengah

Ungkap gubernur dua periode ini, dengan adanya realisasi anggaran pada triwulan pertama di 2022, H Sugianto Sabran berharap 70 persen dana multiyears bisa berjalan.

“Kita berharap 70 persen dana multi years berjalan di beberapa titik yang sudah diatur untuk Kabupaten dan Kota. Terutama pada sektor infrastruktur dan kesehatan yang ada di Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Walaupun, untuk anggaran pemerintah pusat melakukan pemotongan anggaran untuk Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun pihaknya bersama lembaga terkait akan berkordinasi dengan Kepala Kanwil Dijten Perbendaharaan Provinsi Kalteng.

“Kami akan kaji dan mempelajari secara menyeluruh terkait pemotongan anggaran, baru ambil langkah dan membuat surat ke Dirjen Kementrian Keuangan yang terkait mengenai anggaran,” tutup H Sugianto Sabran. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved