Berita Pulang Pisau
Banjir Bukit Rawi, Air di Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania per Hari Naik 4 Centimeter
Banjir di Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania - Bukit Rawi Pulang Pisau mencapai ketinggian 35 Cm, Kamis (11/11/2021).
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU - Banjir di Bukit Rawi, di Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania mencapai ketinggian 35 centimeter, Kamis (11/11/2021).
Hujan deras di Hulu dan Kota Palangkaraya, menjadi penyebab naiknya air di kawasan Desa Penda Barania-Bukit Rawi.
Terlebih Kalimantan Tengah masuk ke musim penghujan pada bulan November.
Tim Gabungan juga turut memantau banjir yang terjadi di Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi.
Baca juga: Suasana Lokasi Jalan Banjir Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau Kalteng Ramai Siang dan Malam Hari
Baca juga: Banjir Bukit Rawi Meluas, Kelotok Jemput Penumpang Semakin Jauh Dekati Jembatan Sei Lais
Baca juga: Banjir Bukit Rawi, Setahun 3 Kali Desa Penda Barania Terendam, Jalan Layang Tahun 2022 Operasional
Tim Gabungan ini beranggotakan, Polres Pulang Pisau, Koramil Pulang Pisau, Satpol PP Pulang Pisau, dan Dinas Sosial Pulang Pisau.
Ada pula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulang Pisau, Tagana Pulang Pisau, Dinas Perhubungan Pulang Pisau, dan Babinsa TNI-AD Pulang Pisau.
TribunKalteng.com berkesempatan mewawancarai Bripka Dodi yang bertugas di Jalan Trans Kalimantan kawasan Penda Barania-Bukit Rawi.
“Perhari ini air naik 4 cm, jadi sekarang ketinggian air sudah mencapai 34 cm. Semoga saja di atas (hulu) tidak hujan, sehingga air tidak semakin tinggi,” ungkap Bripka Dodi.
Pos Tim Gabungan berada di Km 1 Kawasan Penda Barania-Bukit Rawi.
“Pos ini didirikan untuk memantau banjir di kawasan Penda Barania-Bukit Rawi,” ungkap Bripka Dodi.
Bripka Dodi juga menjelaskan banjir terdalam yang berada, di Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi.
“Banjir paling dalam ada di tengah, mencapai hampir 1 meter. Terutama jalan yang lubangnya paling dalam,” jelas Bripka Dodi.
Baca juga: NEWS VIDEO, Sungai Kahayan Meluap, Banjir Kembali Melanda Kawasan Mendawai
Baca juga: Sungai Kahayan Meluap, Sebagian Anak Tangga di Bawah Jembatan Kahayan Terendam Air
Selain itu, Ia juga menjelaskan jenis kendaraan yang dapat melintas di kawasan banjir.
“Untuk motor diharapkan menggunakan jasa Kelotok, untuk mobil masih bisa melintas. Namun, jika ketinggian air sudah mencapai 45 sm, mobil rendah diharapkan tidak melintas,” jelas Bripka Dodi.
“Mobil yang rendah pasti akan mogok atau menghantam lubang yang dalam,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/banjiirrrw.jpg)