Berita Pulang Pisau

Banjir Bukit Rawi, Setahun 3 Kali Desa Penda Barania Terendam, Jalan Layang Tahun 2022 Operasional

Banjir akibat luapan Sungai Kahayan yang terjadi di Lintas Trans Kalimantan poros tengah di Desa Bukit Rawi Kalimantan Tengah tiga kali dalam setahun.

Penulis: Fathurahman | Editor: Fathurahman
Josua / tribukalteng.com
Kondisi banjir di kawasan Desa Barania Bukit Rawi akibat air Sungai Kahayan meluap mengakibatkan jalan trans kalimantan poros tengah terendam mengganggu pengendara yang lewat dari dan ke palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU - Banjir Bukit Rawi, banjir akibat luapan Sungai Kahayan yang terjadi di Lintas Trans Kalimantan poros tengah kawasan Desa Penda Barania Bukit Rawi Kalimantan Tengah sudah tiga kali dalam tahun 2021 ini.

Konidisi tersebut sangat memprihatikan, karena warga yang menggunakan jalan tersebut cukup banyak, saat banjir melanda pengendara terganggu dengan adanya banjir tersebut.

Betapa tidak, banjir yang melanda lokasi tersebut baru turun hingga berhari-hari lamanya sehingga, terjadi kemacetan di lokasi banjir Desa Penda Barania Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengah Pulang Pisau tersebut.

Apalagi pengendara sepeda motor, harus estapet menggunakan kelotok untuk bisa menghibdari banjir yang melada sekitar tiga kilometer kawasan Desa Penda Barania Bukit Rawi yang terendam akibat luapan Sungai Kahayan tersebut.

Baca juga: Muhammad Ali Menjadi Penunjuk Jalan Banjir di Penda Barania-Bukit Rawi Bagi Kendaraan Melintas

Baca juga: Banjir Bukit Rawi, Hindari 2 Titik Ini Bila Melintasi Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania

Baca juga: Polisi Atur Lalulintas Kendaraan Lokasi Banjir Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau Kalteng

"Aku berangkat dari Palangkaraya ke Buntok naik sepeda motor  Jumat lalu, balik ke Palangkaraya Selasa (8/11/2021) malam, masih saja banjir, sehingga harus keluar uang  Rp 50 ribu untuk naik kelotok," ujar Dariti Hildan, Rabu (10/11/2021).

Dia berharap Jembatan Layang Pulang Pisau di kawasan Desa Penda Barania Bukit Rawi segera diselesaikan agar warga yang ingin bepergian bisa lebih mudah dan lebih murah agar tidak terhalang banjir rutin yang terjadi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalteng Salahuddin, mengatakan, proyek pembanguanan Jembatan Layang dilaksanakan ileh Balai Kementerian PUPR Kalimantan yang hingga  saat ini proyeknya masih berjalan.

Dia menjelaskan, kegiatan pembangunan jalan jembatan layang tersebut terus dikerjakan karena sesuai target akan diselesaikan dan diresmikan operasionalnya pada tahun 2022 mendatang. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved