Berita Pulang Pisau

Suasana Lokasi Jalan Banjir Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau Kalteng Ramai Siang dan Malam Hari

Lokasi Banjir Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah Desa Bukit Rawi dan Desa Penda Barania Kecamatan Kahayan Tengah ramai siang dan malam hari.

Editor: Fathurahman
yosua/tribunkalteng
Lokasi Banjir Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah Desa Bukit Rawi dan Desa Penda Barania Kecamatan Kahayan Tengah ramai siang dan malam hari. 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU- Banjir yang melanda Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah di Desa Bukit Rawi dan Penda Barania Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Kalteng, Kamis (11/11/2021) makin dalam dan meluas.

Lokasi banjir jalan penghubung Palangkaraya ke Kabupaten Gunung Mas, Buntok dan tiga kabupaten di DAS Barito hingga ke Kalsel ini sudah berlangsung selama seminggu lebih.

Kondisi air pasang Sungai Kahayan yang meluap hingga menggenangi jalan poros tengah Trans Kalimantan ini membuat terjadinya penumpukkan pengendara di lokasi tersebut.

Baca juga: Banjir Bukit Rawi Meluas, Kelotok Jemput Penumpang Semakin Jauh Dekati Jembatan Sei Lais

Baca juga: Banjir Bukit Rawi, Setahun 3 Kali Desa Penda Barania Terendam, Jalan Layang Tahun 2022 Operasional

Jalan lintas kalimantan yang dilanda banjir ini siang dan malam hari tiba-tiba  ramai dalam beberapa hari ini karena banyak kendaraan yang melintas terpaksa bergantian untuk melintas.

" Untuk sepeda motor harus diseberangkan menggunakan kelotok sedangkan mobil bisa melintas tetapi harus berhati-hati karena banyak jalan berlubang yang rawan mobil terperosok," ujat Dariti salah satu pengendara sepeda motor.

Dariti yang sudah dua kali lewat Lokasi Banjir Bukit Rawit menggunakan sepeda motor mengaku dia bolak - balik dari Palangkaraya ke Buntok lalu kembali lagi ke Palangkaraya melihat lokasi banjir ramai siang dan malam hari.

Lokasi Banjir Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah Desa Bukit Rawi dan Desa Penda Barania Kecamatan Kahayan Tengah ramai siang dan malam hari.
Lokasi Banjir Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah Desa Bukit Rawi dan Desa Penda Barania Kecamatan Kahayan Tengah ramai siang dan malam hari. (yosua/tribunkalteng)

Sementara itu, Ahmad salah seorang pemilik keolotok penyeberangan mengaku dia harus bekerja ekstra melayani pengendara yang ingin menyeberang hingga 24 jam ketika banjir parah seperti hari ini."Sampai malam kami layani pengendara yang ingin menyeberang naik kelotok," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved