Breaking News:

Kapolri Posting Video Pencopotan Kapolsek Parigi Moutong Rudapaksa Anak Tersangka, Rekomendasi Pecat

Tak hanya dicopot dari jabatannya, Kapolsek Parigi Moutong juga direkomendasikan dipecat tidak hormat dari korps Polri

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Manado/istimewa
Kapolsek Parigi Moutong dicopot dari jabatannya dan direkomendasikan dipecat dari Polri karena diduga merudapaksa anak tersangka 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Melalui akun Twitter, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mem-posting video pengumuman pencopotan Kapolsek Parigi Moutong Iptu IGDN yang diduga me-rudakpaksa anak seorang tersangka.

Posting video itu diduga untuk memperlihatkan ke publik bahwa Polri tidak segan-segan memberi sanksi tegas bagi anggotanya yang melanggar kode etik atau pidana.

Dalam video itu, diumumkan Iptu IDGN dicopot dari jabatan Kapolsek Moutong, Sulawesi Tengah berdasar hasil sidang tertutup kode etik.

Tak hanya dicopot dari jabatannya, Kapolsek Parigi Moutong juga direkomendasikan dipecat tidak hormat dari korps Polri.

Baca juga: Kapolsek Parigi Moutong Diduga Perkosa Anak Tersangka, Janji Lepaskan Ayah Korban dari Tahanan

Baca juga: Ahok Tak Mau Campuri Kasus Adik Ipar, Bripda AB Pacaran di Taman Safari Pakai Mobil Patroli Polisi

Baca juga: Sikap Pasrah Rachel Vennya Usai Diperiksa Polisi, Wakili Salim Nauderer & Maulida Minta Maaf

Dalam video sebuah pemberitaan media online yang diposting Kapolri terlihat Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi menjelaskan hasil sidang kode etik.

Dia menyebutkan, hasil rekomendasi sidang kode etik adalah merekomendasikan Iptu IDGN dipecat tidak hormat.

Rudy juga menyampaikan permohonan maaf karena masih ada anggota polisi yang melakukan pelanggaran kode etik.

"Sesuai instruksi Kapolri, tak bleh ragu menindak anggota yang melakukan kesalahan," ujarnya.

Direkomendasikan Dipecat

Kapolsek Parigi MoutongIptu IDGN yang diduga melakukan rudapaksa anak seorang tersangka kasus pencurian direkomendasikan untuk dipecat tidak hormat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved