Breaking News:

Berita Palangkaraya

Ditresnarkorba Polda Kalteng Amankan Tiga Pengedar Narkoba dan Sita Ratusan Paket Sabu

Ditresnarkoba Polda Kalimantan Tengah mengungkap tindak pidana narkotika di 2 lokasi di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Palangkaraya.

Penulis: Yonathan | Editor: Fathurahman
yonathan/tribunkalteng.com
Ditresnarkoba Polda Kalimantan Tengah mengungkap tindak pidana narkotika di 2 lokasi di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Ditresnarkoba Polda Kalimantan Tengah mengungkap tindak pidana narkotika di 2 lokasi.

Yakni di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur dengan pelaku berinisial AM.

Sedangkan lokasi kedua di Jalan Yogyakarta Komplek Perum Betang dan Dipinggir Jalan Adonis Samad depan Dealer Honda, Palangkaraya dengan pelaku berinisial MS dan AW. 

Tiga orang tersangka ditampilkan saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolda Kalimantan Tengah, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Kasus Narkoba Kalteng Meningkat Tajam Selama Pandemi Covid-19, Begini Penjelasan Kapolda Kalteng

Baca juga: Pengedar Narkoba Kalteng di Sampit Ini Diciduk Polisi saat Rebahan di Rumahnya

Baca juga: Pengedar Narkoba Kalteng Gunungmas Diringkus, Barbuk Disita 0,5 Kg Sabu, Melayani Transaksi di Rumah

Kabid Humas Kombes Pol Kismanto Eko Saputro dan Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Nono Wardoyo, saat menggelar Jumpa Pers mengungkapkan kronologis penangkapan para pelaku.

Kronologisnya dari lokasi pertama, Kamis 30 September 2021 Pukul 19.00 WIB anggota Subdit 2 mendapat informasi dari masyarakat bahwa lokasi tersebut sering di jadikan tempat transaksi narkotika.

Kemudian anggota melakukan pemantauan di sekitar TKP dan melakukan penangkapan. "Saat dilakukan penangkapan pelaku mencoba melarikan diri dan membuang barang bukti dari atas loteng rumah  dan AM ini merupakan residivis dengan kasus yang sama pada tahun 2020," ujar Nono.

Pada lokasi kedua, pada Minggu 3 Oktober 2021 polisi mendapat informasi rumah di Jalan Yogyakarta (Komplek Perum Betang) sering dijadikan transaksi narkoba jenis Sabu.

"Sekitar pukul 18.00 WIB anggota kami mengamankan tersangka MS ditemukan barang bukti berupa 1 paket Sabu seberat 0.42 gram," ujarnya.

Hasil interogasi terhadap MS, dia mengaku ada memesan 2 paket Sabu dan masih dalam perjalanan dari Banjarmasin ke Palangkaraya yang dibawa AW.

"Sekitar pukul 23.00 WIB anggota melakukan penangkapan dan penggeledahan AW yang berada di tepi jalan Adonis Samad tepatnya di depan dealer mobil Honda," sebutnya.

Barang Bukti yang diamankan 229 paket sabu berat bersih 36.12 gram,  timbangan digital, uang tunai Rp1.8 juta dan barbuk lainnya.

"Selain itu, juga diamankan di TKP kedua sabu  berat 0.42 gram, 2 buah ATM dan Telepon Seluar dan 2 paket sabu seberat 199.5 gram dan barang bukti lainnya," ujar Nono.

Polisi mengenakan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 6 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling lama 20 tahun penjara atau seumur hidup atau hukuman mati dan denda paling banyak 10 miliar Rupiah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved