Breaking News:

Berita Palangkaraya

Anggrek Ekor Tikus Spesies Anggrek Langka Tanaman Khas Kalimantan Tengah

Paraphalaenopsis Labukensis atau Anggrek Ekor Tiku adalah tanaman khas Kalimantan Tengah yang dapat juara saat dilombakan di PON XX Papua

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Pangkan B / tribunkalteng.com
Chandra Ardinata,Pengelola Rumah Anggrek Arsyla turut melestarikan Paraphalaenopsis Labukensis atau Anggrek Ekor Tikus tanaman Khas Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Paraphalaenopsis Laycockii atau Anggrek Ekor Tikus, adalah tanaman khas Kalimantan Tengah.

Wartawan TribunKalteng.com berkesempatan mengunjungi Rumah Anggrek Arsyla pada, Minggu (10/10/2021).

Rumah Anggrek Arsyla terletak di Jalan G Obos VII  Menteng  Kecamatan Jekan Raya Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah.

“Anggrek Ekor Tikus adalah tanaman yang ada di Kalimantan Tengah, tidak ada di daerah lain,” ucap Pengelola Rumah Anggrek Arsyla, Chandra Ardinata.

Baca juga: Anggrek Langka Ekor Tikus Kalteng Maskot Kota Palangkaraya Juara Kategori Terbaik PON XX Papua

Baca juga: Wisata Pesona Alam Lestari Palangkaraya Sepi Pengunjung Meski PPKM Sudah Level 3

Baca juga: Program Restocking Ikan di Kota Palangkaraya Diuntungkan pada Musim Hujan

Berkesempatan mengikuti Papua Orchid Show 2021, tanaman Anggrek Ekor Tikus langsung menyabet juara.

“Kita ikut dua kontes dua, namun 1 nomor tidak di terima. Akhirnya hanya menang di kontes “Anggrek Spesies Terlangka” saja,” ujar Chandra Ardinata.

Tanaman Anggrek Ekor Tikus ini merupakan simbol dari Kalimantan Tengah.

“Harusnya anggrek ini jadi simbol dari Kalimantan Tengah,” ucap Chandra.

Tanaman langka ini masih belum banyak diketahui oleh masyarakat. 

“Karena langka, jadi masih banyak orang yang belum tahu bahwa ini hanya ada di sini (Kalimantan Tengah),” terang Chandra lagi.

Anggrek Ekor Tikus memiliki daun yang mirip ekor tikus atau kacang panjang.

“Anggrek lain itu daunnya membuka, kalau anggrek ekor tikus ini menjuntai ke bawah dan seperti kacang panjang,” katanya.

Anggrek Ekor Tikus hanya memiliki satu batang, sehingga lebih kelihatan daunnya saja.

Paraphalaenopsis Labukensis atau Anggrek Ekor Tikus dapat berbunga setiap tahun.

“Setiap tahun berbunga, kebetulan kemarin tanggalnya pas saat kontes. Sehingga dapat juara satu-satunya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved