Selebrita

Panji Petualang Ingatkan Bahaya, Soal Heboh Temuan Ular Weling di Minimarket Klaten

Temuan ular weling di Klaten-Jatinom, Desa/Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah. Panji Petualang ingatkan soal bahaya. Ini kata si pemilik Garaga.

Editor: Nia Kurniawan
Kolase Tribun Jabar (Pixabay via Kompas dan Instagram/panjipetualang_real)
Panji Petualang ungkap ancaman ular weling yang bisa merenggut nyawa. 

Jenis bisanya, yakni neurotoksin.

Bisa tersebut memang ganas sehingga bisa menyebabkan kematian.

Selain ular weling, ada sejumlah ular berbisa lain yang memiliki neurotoksin.

Mulai dari ular laut hingga ular king kobra.

Mengenal Ular Weling

Ular Weling adalah ular berbisa yang sangat mematikan dan lebih kuat LD-50 daripada Naja kaouthia (kobra).

Bisa ular weling bersifat neurotoksik dan menyerang sistem saraf hingga menyebabkan kematian pada manusia.

Kematian otak, mati lemas karena kelumpuhan otot dan saraf yang diperlukan untuk fungsi-fungsi penting seperti diafragma, atau jantung, sering menjadi penyebab kematian.

Gejala yang timbul pada korban gigitan, satu di antaranya adalah kesulitan bernapas.

Dilansir thailandsnakes.com, tingkat kematian (Untreated Mortality Rate) akibat gigitan weling pada manusia sebesar 60% hingga 70%.

Ular weling suka memakan ular jenis lain yang berukuran lebih kecil.

Selain itu, hewan dengan nama latin Bungarus Candidus ini juga gemar memakan kadal, tikus, katak dan hewan kecil lainnya.

Pada malam hari, ular-ular ini menggigit dengan mudah, terbukti dengan banyaknya gigitan yang terjadi pada malam hari bagi orang-orang yang biasanya berbaring di lantai.

Kelumpuhan otot dan saraf yang berakibat tidak berfungsinya jantung dan diafragma sering menjadi penyebab kematian.

(*)

Berita Terbaru Lainnya Tribun Kalteng

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved