Breaking News:

Berira Palangkaraya

NEWS VIDEO, Pandemi Covid-19, Kunjungan ke Museum Balanga Palangkaraya Menurun Drastis

Pengunjung Cagar Budaya Museum Balanga Kota Palangkaraya menurun saat pendemi Covid-19 yang melanda seluruh Kalimantan Tengah dan Kota Palangkaraya

Penulis: Noor Aina | Editor: Sri Mariati
Nor Aina/Tribunkalteng.com
Beberapa Pelajar di Kota Palangkaraya sedang asyik melihat koleksi benda bersejarah koleksi Museum Balanga Palangkaraya, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNKATENG.COM, PALANGKARAYA - Pandemi Covid-19 global terjadi diseluruh dunia mempengaruhi semua aspek.

Diantaranya disektor wisata, seperti Cagar Budaya Museum Balanga di Kota Palangkaraya mengalami penurunan drastis pengunjung.

Berdasarkan sumber data UPTD Museum Balanga Palangkaraya, awal Januari sampai Agustus 2021 keseluruhan dari yang memakai tiket dan tanpa tiket hanya 594 orang.

Padahal 2019 kunjungan memakai tiket sebanyak 5.948 orang dan tanpa tiket sebanyak 3.300 orang.

Baca juga: Siswa SMA Palangkaraya Belajar Bersama di Museum Balanga untuk Mencintai Budaya Kalteng

Baca juga: KaltengPedia: Profil Museum Kayu Sampit Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah

“Total keseluruhan pengunjung pada 2019 sebanyak 9.248 orang,” ucap Kepala UPTD Museum Balang Palangkaraya, Hasanudin, kepada Tribunkalteng.com, Kamis (30/9/2021).

Sedangkan, pada 2020 awal Pandemi Covid-19 kunjungan mulai menurun. Untuk kunjungan memakai tiket sebanyak 3.436 orang dan tanpa tiket sebanyak 2.470 orang.

“Sehingga kunjungan di 2020 dengan jumlah totalnya 5.906 orang saja,” ujar Hasanudin.

Dia menjelaskan, sesuai dengan anjuran pemerintah merekapun menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunjung.

Baca juga: Kaltengpedia: Museum Kayu Tutup Selama Pandemi Covid-19

Kunjungan saat ini dibatasi hanya bisa masuk sampai 10 orang, jika lebih dari itu akan dilakukan secara bergiliran.

“Dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mengikuti pengecekan suhu tubuh, ini dilakukan agar tidak terjadi pengelompokan klaster baru," tutupnya.

Museum yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 2, Palangka, Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Merupakan rumah pendidikan bagi peserta didik dan masyarakat umum, untuk mengetahui budaya adat dan istiadat Dayak yang ada di Kalimantan Tengah.

Diantaranya melakukan pengadaan dan konservasi benda-benda budaya untuk dipamerkan ke masyarakat luas.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved