Breaking News:

Pendidikan

Siswa SMA Palangkaraya Belajar Bersama di Museum Balanga untuk Mencintai Budaya Kalteng

Museum Balangan menjadi tempat untuk meningkatkan pengetahuan bagi peserta didik dan masyarakat mengenai benda-benda bersejarah dan berbagai koleksi

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Sri Mariati
IST/Pemprov Kalteng
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Taladjan menyampaikan sambutannya saat membuka kegiatan Belajar Bersama di Museum Balanga Palangkaraya, Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kegiatan Belajar Bersama di Museum Balanga, Kota Palangkaraya. Dilaksanakan selama tujuh hari, yakni sejak 21-23 September 2021 dan dilanjut 27-30 September 2021.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Taladjan membuka secara resmi kegiatan tersebut, Selasa (21/9/2021). Kegitan ini diikuti sejumlah peserta didik tingkat SMA/Madrasah Aliyah (MA).

Kegiatan in dimaksudkan agar para pelajar, mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) mampu meningkatkan kecintaan terhadap museum.

Guntur Taladjan menyampaikan, kegiatan Belajar Bersama di Museum Balanga Palangkaraya ini tentang sejarah, kegunaan dan filosofi Guci dan benda-benda sejarah, selain potensi peluang museum sebagai obyek wisata untuk meningkatkan PAD.

"Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan program pemerintah baik pusat maupun daerah agar masyarakat maupun pelajar, mahasiswa, komunitas lebih mencintai budaya dan sejarah Kalteng," katanya.

Museum, lanjutnya, menjadi tempat menumbuh kembangkan rasa kecintaan terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa yang tergambar dalam benda-benda sejarah yang terpampang pada museum.

Senjata Mandau Khas Suku Dayak Kalimantan. salah satu benda koleksi di Museum Balangan Palangkaraya.
Senjata Mandau Khas Suku Dayak Kalimantan. Salah satu benda koleksi yang ada di Museum Balangan Palangkaraya. (Istimewa)

Sekaligus tergambar kebijakan museum yang dapat mencerminkan memiliki kepribadian bangsa sebagai bentuk ketahanan nasional dan wawasan.

Kegiatan Belajar Bersama di museum itu tidak terlepas dari partisipasi narasumber dan peserta belajar bersama, di museum yang menjunjung pengembangan pelestarian sejarah budaya khususnya Kalteng maupun secara nasional.

"Mengingat upaya-upaya pengembangan kepariwisataan dari seni budaya bukan hanya tugas pemerintah namun merupakan tugas yang harus diemban bersama antara pemerintah dan masyarakat umum, pelajar, mahasiswa dan komunitas," tandas Guntur.

Saat pembukaan kegiatan, turut dihadiri Kepala UPT Taman Budaya Kalteng Suraji, Kepala UPT Mueseum Balanga Hasanudin dan Kepala Seksi Kehumasan, DiskominfoSantik Kalteng Arbandigana. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved