Doa dan Amalan
Mengapa Harus Berdoa? Simak 4 Tanda Doa Dikabulkan Menurut Para Ulama
Mengapa kita harus berdoa? Simak 4 Tanda doa dikabulkan menurut para ulama, salah satunya muncul perasaan takut
TRIBUNKALTENG.COM - Mengapa harus berdoa? Simak 4 Tanda doa dikabulkan menurut para ulama.
Ternyata ini tanda-tanda doa dikabulkan Allah SWT menurut para ulama, salah satunya muncul perasaan takut.
Terkadang muncul pertanyaan apa tanda doa dikabulkan Allah SWT, berikut 4 tandanya menurut para ulama.
Manusia yang memiliki hajat atau keinginan dalam hidupnya, sudah sepatutnya menengadahkan tangan dan memanjatkan doa kepada-Nya.
Sejatinya Allah SWT memberikan tanda doa dikabulkan oleh-Nya.
Baca juga: Kuku Panjang Tidak Boleh Melebihi 40 Hari, Simak Doa, Adab, Mitos dan Hari Baik Potong Kuku
Baca juga: Doa Abu Nawas, Amalan Mohon Ampunan karena Berbuat Salah Selain Sholat Taubat
Baca juga: Tadarus Al Quran: Surah Al Mukmin, Amalan Agar Sabar Hadapi Seagala Masalah
Tanda tersebut bisa dicirikan dari sisi mental maupun fisik pada seseorang.
Sebenarnya mengapa kita harus berdoa? Tentu karena kita adalah hamba ciptaan Allah SWT.
Apapun mengenai diri kita sebagai manusia semua kembali kepada Allah.
Manusia hanyalah berusaha dan berikhtiar, tetapi Allah yang menentukan.
Selain itu, bagi sobat muslim, anjuran berdoa tertulis dalam Al Quran yang merupakan tuntunan dan pedoman hidup.
Anjuran berdoa terdapat dalam Surah Ghafir ayat 60
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Ghafir: 60)
Juga dalam Surah Al Baqarah ayat 186
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku,” (QS. Al-Baqarah: 186)

Berikut tanda-tanda doa dikabulkan Allah SWT berdasarkan pendapat para ulama disarikan dari berbagai sumber
1. Bertambahnya Perasaan Takut Kepada Allah
Takut kepada Allah SWT adalah sifat orang yang bertakwa, dan juga merupakan bukti berimannya seseorang kepada Allah SWT.
Bagi yang melaksanakan perintah tersebut maka ketaqwaannya akan bertambah dan karena itu ia akan memperoleh kemuliaan dan dijuluki-Nya ke arah kebaikan sehingga menjadi salah satu tanda doa dikabulkan.
Sedangkan bagi yang mengabaikannya, maka dosanya makin bertambah dan bertambah pula kehinaannya dan diikuti dengan bergelimang dalam lautan dosa dan kemaksiatan.
Dalam hal ini, orang yang takut kepada Allah SWT akan senantiasa mendapatkan keselamatan dari hal-hal yang tidak ia sukai, diberi kecukupan dan diberi akhir yang bagus.
Rasa takut yang terpuji adalah rasa takut yang mendorong kepada amal sholeh dan menghalangi dari perbuatan haram.
Oleh karena itu keadaan kehidupan mereka selalu baik. Akhir kehidupan mereka juga bagus serta amalan mereka penuh dengan berkah.
Karena orang yang memiliki ilmu tentang agama Allah akan paham benar akan kebesaran Allah SWT, keperkasaan-Nya, dan paham betul betapa pedih dan ngerinya azab yang Allah SWT berikan.
2. Bertambahnya Semangat Ibadah
Manusia yang telah menjalankan ibadah dengan baik, maka sesungguhnya ia telah memfungsikan hakikat penciptaannya.
Namun sebaliknya, manusia yang melalaikan ibadah, berarti ia telah mendisfungsikan hakikat penciptaannya.
Dalam hal ini hendaknya seseorang meyakini, apa pun yang didapatkan manusia adalah kehendak Allah SWT. Dan sedari awal, manusia itu harus menggantungkan segala keinginan dan hajatnya kepada Allah SWT, yaitu dengan melalui perantara doa.
Tentunya doa yang baik ialah doa yang selalu mengikuti cara yang diajarkan oleh Al-Quran dan Al-Hadits.
Perlu diketahui, ibadah merupakan jembatan penghubung antara Rabb dan hambanya. Jembatan untuk mendapatkan kasih sayang dan magfiroh dari Allah SWT.
Semakin kokoh jembatan tersebut, maka semakin melimpahlah rahmat, ampunan dan kasih sayang Allah SWT kepadanya.
Karenanya, sudah seharusnya semangat ibadah kita dipupuk dan dipelihara. Tak lain supaya ibadah yang kita lakukan menjadi sebuah kenikmatan tertinggi yang tiada tara.
3. Jiwa Menjadi Tenteram
Ketika seorang hamba berdoa itu tandanya ia sedang menghubungkan dirinya dengan Allah SWT.
Sebagai bentuk isyarat Allah SWT bahwa doa kita diterima oleh-Nya ialah dengan ketenteraman hati pada diri umatnya yang berdoa tersebut.
Ada yang datang kepada Ja’far al-Shadiq dan bertanya “ Apa tanda diterimanya doa? Ja’far al Shadiq menjawab “ Ketenteraman hati ”. Bukankah itu juga janji Allah SWT “ Ingatlah hanya dengan mengingat Allah SWT hati menjadi tenteram.
4. Yakin Akan Dikabulkan Doanya
Tanda doa dikabulkan yang terakhir adalah harus yakin bahwa hajat kita akan terwujud.
Hal penting dalam berdoa adalah sebuah keyakinan. (*)