Doa dan Amalan

Doa Abu Nawas, Amalan Mohon Ampunan karena Berbuat Salah Selain Sholat Taubat

Sadar telah berbuat salah dan ingin diampuni dosanya? Selain Sholat Taubat amalkan Doa Abu Nawas

Editor: Dwi Sudarlan
Spiritual Ray
Ilustrasi, Doa Abu Nawas, amalan memohon ampunan karena telah berbuat salah, selain Sholat Taubat 

TRIBUNKALTENG.COM - Sadar telah berbuat salah dan ingin diampuni dosanya? Selain Sholat Taubat amalkan Doa Abu Nawas.

Doa Abu Nawas berisi rayuan kepada Allah SWT untuk memberi ampunan karena telah berbuat salah.

Untuk mendapat ampunan dari Allah SWT setelah melakukan kesalahan tentu harus melalui doa yang diipanjatkan secara ikhlas dan iatiqomah.

Ada beberapa doa yang bisa dibaca untuk memohon ampunan Allah SWT.

Dan, tentu yang utama adalah tidak mengulang kembali kesalahan tersebut.

Berikut syair Al Itiraf atau biasa disebut Doa Abu Nawas yang berisi rayuan kepada Allah SWT untuk memberi ampunan karena telah berbuat salah. 

Baca juga: Begini Tata Cara Sujud Sahwi yang Benar Saat Ada yang Terlupa Dikerjakan di Sholat Wajib

Baca juga: Besok Puasa Sunnah Muharram, Jadwal dan Tata Cara Puasa Tasua, Puasa Asyura dan Puasa Ayyamul Bidh

Baca juga: Tadarus Al Quran: Nikmat Tuhanmu Manakah yang Kamu Dustakan, 31 Kali Disebut di Surah Ar Rahman

Syair Al Itiraf juga disebut Doa Abu Nawas karena diciptakan oleh Abu Nawas, seorang pujangga Arab yang bernama asli Abu Ali Al Hasan bin Hani Al Hakami.

Abu Nawas merupakan penyair terbesar sastra Arab klasik yang digambarkan sebagai sosok yang bijaksana dan jenaka.

Menjelang akhir hayatnya, Abu Nawas membuat syair yang dikenal dengan nama Al Itiraf yang berarti sebuah pengakuan.

Lirik syair tersebut dijadikan lagu yang dibawakan oleh berbagai musisi.

Berikut Syair Al Itiraf atau Doa Abu Nawas dalam tulisan Arab, latin dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia:

اِلَهِى لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ اَهْلًا # وَلَا اَقْوَى عَلَى النَّاِر الْجَحِيمِ

Ilaahii lastu lil firdausi ahlaan wa laa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi

Wahai Tuhanku, hamba tak pantas menjadi penghuni syurga.

Namun, hamba pun tak sanggup menjadi penghuni neraka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved